Dua ART Lapor Disekap di Penjaringan, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya

Jumat, 4 September 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dua asisten rumah tangga saat diamankan petugas yang sempat melaporkan ke Polisi atas dugaan penyekapan di Penjaringan, Jakarta Utara. (Posnews/MR)

Dua asisten rumah tangga saat diamankan petugas yang sempat melaporkan ke Polisi atas dugaan penyekapan di Penjaringan, Jakarta Utara. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Laporan penyekapan terhadap dua asisten rumah tangga (ART) di Penjaringan, Jakarta Utara, sempat menggegerkan warga, Kamis (3/9/2026).

Dua ART berinisial SDA (18) dan N (19) mengaku tidak bisa keluar dari sebuah rumah di Jalan Sukarela. Laporan itu kemudian diteruskan kepada polisi setelah masuk melalui aplikasi JAKI dan layanan darurat 110.

Petugas Polsek Metro Penjaringan langsung bergerak. Sekitar pukul 14.59 WIB, polisi mendatangi rumah tersebut untuk memastikan kondisi kedua perempuan itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hasil pemeriksaan justru mengungkap fakta berbeda.

Polisi menyatakan tidak menemukan penyekapan seperti yang dilaporkan. Kedua ART memang berada di dalam rumah dan tidak bisa keluar, tetapi kondisi tersebut terjadi karena pintu rumah terkunci dari luar.

Majikan Sedang Terapi

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Kiki Tanlim menjelaskan, pemilik rumah berinisial LJ (71) saat itu sedang pergi menjalani terapi kesehatan.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2026, Polisi Buka 10 Tol Fungsional untuk Pecah Kemacetan

Karena rumah ditinggalkan dalam keadaan terkunci dari luar, SDA dan N tidak dapat membuka pintu untuk keluar.

β€œBukan disekap dalam artian dikurung tanpa akses handphone, tanpa makanan, dan lain-lain. Melainkan hanya dikunci dari luar saat majikan pergi terapi, kurang lebih dua jam,” ujar Kiki saat dikonfirmasi Posnews.

Polisi kemudian berkomunikasi dengan kedua ART sekaligus pemilik rumah untuk mengetahui duduk perkara sebenarnya.

Hasilnya, petugas menyimpulkan persoalan tersebut sebagai kesalahpahaman, bukan tindak pidana penyekapan.

Laporan Masuk Lewat JAKI

Kasus itu bermula ketika SDA dan N melaporkan kondisi mereka melalui aplikasi JAKI.

Laporan tersebut kemudian diteruskan pihak pemadam kebakaran melalui layanan 110 karena terdapat dugaan penyekapan dan perlakuan yang dinilai tidak wajar.

β€œKedua pelapor melaporkan melalui aplikasi JAKI dan diteruskan pihak Damkar melalui laporan 110 bahwa pelapor mengalami penyekapan di sebuah rumah,” kata Kiki.

Laporan itu membuat petugas bergerak cepat. Polisi tidak ingin mengambil risiko sebelum memastikan keadaan kedua ART secara langsung.

Baca Juga :  Dua Pencuri Besi Jembatan di Sunter Positif Narkoba, Polres Jakut Dalami Jaringan

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya laporan masyarakat ketika seseorang merasa terancam atau tidak dapat meninggalkan suatu tempat.

Pilih Berhenti Bekerja

Setelah persoalan dijelaskan, kedua ART memutuskan tidak melanjutkan pekerjaan sebagai ART di rumah tersebut.

Polisi kemudian membawa SDA dan N ke Polsek Penjaringan untuk mendapatkan pendampingan sebelum dipulangkan ke kampung halaman.

Kiki mengatakan polisi memastikan keduanya dalam kondisi aman sebelum proses pemulangan dilakukan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa komunikasi antara pekerja dan pemberi kerja sangat penting.

Kondisi rumah yang terkunci dari luar, meski hanya sementara, dapat menimbulkan kepanikan jika penghuni tidak mengetahui alasan dan tidak memiliki akses keluar.

Bagi pekerja rumah tangga, akses komunikasi dan keselamatan selama bekerja juga harus menjadi perhatian.

Sementara bagi pemberi kerja, meninggalkan pekerja di dalam rumah yang terkunci dari luar sebaiknya dihindari atau disertai mekanisme akses darurat yang jelas.

Sebab, persoalan yang tampak sederhana dapat berubah menjadi kepanikan besar ketika komunikasi tidak berjalan dengan baik. MR

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Toko Berjalan di Bekasi Digerebek, 2.451 Pil Keras Disita dari Mobil
TPPU Indosterling P-21, Bareskrim Sita Aset Rp84 Miliar
Mengerikan! Transaksi Judol Rp1,03 Triliun, Bareskrim Tangkap 5 Tersangka
Mobil Putar Balik Saat Razia, Polisi Temukan 2 Pria Bawa Obat Keras di Tamansari
Exit Tol Semper Disorot, Sopir Pikap Diduga Dipalak dan Diancam Sajam
Curanmor di Kelapa Gading Gagal, 2 Pelaku Kabur hingga Satu Tercebur ke Kali
Kematian Sutrimo Masih Misterius, Polisi Dalami Nama Febrio Adiono
Sketsa Wajah 2 Pengeroyok Bambang Disebar, Polisi Turun Memburu

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:07 WIB

Dua ART Lapor Disekap di Penjaringan, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya

Jumat, 4 September 2026 - 14:46 WIB

Toko Berjalan di Bekasi Digerebek, 2.451 Pil Keras Disita dari Mobil

Jumat, 4 September 2026 - 06:29 WIB

TPPU Indosterling P-21, Bareskrim Sita Aset Rp84 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 17:19 WIB

Mengerikan! Transaksi Judol Rp1,03 Triliun, Bareskrim Tangkap 5 Tersangka

Kamis, 3 September 2026 - 16:43 WIB

Mobil Putar Balik Saat Razia, Polisi Temukan 2 Pria Bawa Obat Keras di Tamansari

Berita Terbaru

Gloria Steinem, penulis dan aktivis yang menjadi simbol gerakan perempuan Amerika Serikat, meninggal dunia pada Rabu di rumahnya di New York City. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gloria Steinem, Ikon Gerakan Feminisme AS, Meninggal Dunia

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:00 WIB