Anak Krakatau Erupsi, 28 Kapal Bakauheni-Merak Tetap Beroperasi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dan kondisi penyeberangan Bakauheni-Merak normal. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dan kondisi penyeberangan Bakauheni-Merak normal. (Posnews/Ist)

LAMPUNG, POSNEWS.CO.ID – Gunung Anak Krakatau kembali erupsi. Dentuman dan gemuruh terdengar hingga dini hari, Jumat (4/9/2026) malam sampai Sabtu (5/9/2026).

Meski gunung api kembali aktif, penyeberangan Bakauheni-Merak masih normal. Sebanyak 28 kapal tetap melayani penumpang, kendaraan, dan barang di Selat Sunda.

Kepala KSOP Kelas IV Bakauheni Capt. Suratno memastikan belum ada gangguan akibat erupsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk di penyeberangan dari Bakauheni sampai saat ini belum ada efek sama sekali,” kata Suratno, Sabtu pagi.

Kapal Tetap Jalan

Jarak Pelabuhan Bakauheni dengan Anak Krakatau sekitar 30 nautical mile atau lebih dari 50 kilometer. Karena itu, dampak langsung erupsi belum dirasakan di pelabuhan.

Baca Juga :  Kapolri Minta Propam Usut Video Brimob Tabrak Driver Ojol di RSCM

Petugas tetap siaga. Pemantauan dilakukan di sejumlah titik, termasuk Pulau Sebesi yang lebih dekat dengan Anak Krakatau.

Hingga Sabtu pagi, belum ada laporan gangguan dari tim di lapangan. “Tim kami yang berada di area terdekat, yaitu Pulau Sebesi, sementara ini masih belum ada efek,” ujarnya.

Abu Vulkanik Jadi Ancaman

Meski kondisi masih aman, petugas tidak lengah.

Abu vulkanik menjadi salah satu potensi gangguan yang terus dipantau. Sebab, abu dapat mengurangi jarak pandang dan mengganggu keselamatan pelayaran.

Namun, laporan tim hingga Sabtu dini hari belum menemukan abu vulkanik yang mengganggu lintasan Bakauheni-Merak.

Baca Juga :  Misteri Kematian Sutrimo Memanas, Polda Metro Siapkan Ekshumasi Jenazah

Sementara itu, kondisi laut juga tetap diperhatikan. BMKG memperkirakan gelombang di sejumlah perairan sekitar Selat Sunda dapat mencapai kategori tinggi.

Jangan Panik, Ikuti Informasi Resmi

Suratno meminta masyarakat tidak mudah percaya kabar yang beredar di media sosial. Informasi mengenai aktivitas gunung api harus mengacu pada laporan resmi Badan Geologi Kementerian ESDM.

“Kalau rilis resmi tentang gunungnya sebaiknya dari ESDM. Kami tidak ada kewenangan itu,” tegasnya.

Dengan demikian, kapal tetap berlayar, tetapi kewaspadaan tidak boleh diturunkan.

Masyarakat yang hendak menyeberang diminta memantau informasi terbaru sebelum berangkat. Keselamatan tetap menjadi prioritas. Jangan panik, tetapi juga jangan lengah. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Sebulan Menikah, Perempuan 18 Tahun di Takalar Kritis Diduga Ditikam Suami
Petaka Pasar Malam Lombok Utara, SPG 20 Tahun Tewas Terjatuh dari Kora-Kora
Perjalanan Keluarga di Magelang Berakhir Maut, Ayah Ibu dan Anak Tewas
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Nelayan Bantu Evakuasi Bayi dan Anak-anak
Sekitar 100 Orang Sakit Santap MBG di Cirebon, Ini Perkembangan Penanganannya
KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar, Ini Penanganan ASDP bagi Penumpang
Lima Tahun Berlalu, Kasus Pembakaran Camp PT Unggul Kembali Terungkap
Polsanak Polda Bengkulu, Kenalkan Tugas Polisi dan Rambu Lalu Lintas kepada Anak

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Belum Sebulan Menikah, Perempuan 18 Tahun di Takalar Kritis Diduga Ditikam Suami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Petaka Pasar Malam Lombok Utara, SPG 20 Tahun Tewas Terjatuh dari Kora-Kora

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Perjalanan Keluarga di Magelang Berakhir Maut, Ayah Ibu dan Anak Tewas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:35 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Nelayan Bantu Evakuasi Bayi dan Anak-anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Sekitar 100 Orang Sakit Santap MBG di Cirebon, Ini Perkembangan Penanganannya

Berita Terbaru