Dua Pelaku Berboncengan Gasak Samsung S25 Turis India di Menteng

Sabtu, 5 September 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, rampas Handphone. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, rampas Handphone. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Niat seorang turis asal India berinisial GR menuju tempat ibadah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak berubah menjadi pengalaman mencekam.

Ponsel Samsung S25 yang sedang digenggamnya dirampas paksa oleh dua orang yang berboncengan sepeda motor. Aksi penjambretan itu terjadi di kawasan Gondangdia, Menteng, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Peristiwa tersebut kemudian viral setelah rekamannya beredar di media sosial. Polisi pun bergerak untuk memburu pelaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan laporan tersebut. Polisi telah mengecek lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan.

“Sudah kami tangani, lakukan pengecekan TKP dan lakukan upaya penyelidikan terhadap pelaku,” kata Braiel kepada wartawan, Sabtu (5/9/2026).

Jalan Kaki Menuju Kuil, Malah Jadi Korban Jambret

Kejadian bermula ketika GR berjalan kaki dari Hotel Horison Ultima Menteng menuju Kuil Mangala Vinayaka Ganesha di Jalan Cikini.

Baca Juga :  Hendak Azan, Marbut Masjid di Purwakarta Diduga Dihabisi dengan Senjata Tajam

Pagi itu, korban masih memegang ponselnya ketika sebuah sepeda motor mendekat. Dalam hitungan detik, salah seorang pelaku merampas telepon genggam tersebut.

“Sesampainya di TKP, pelapor menggunakan handphone miliknya jenis Samsung S25 warna abu-abu direbut paksa oleh pengendara motor,” ujar Braiel.

Aksi berlangsung cepat. Setelah berhasil menguasai ponsel korban, kedua pelaku langsung tancap gas meninggalkan lokasi.

Dua Pelaku Berboncengan, Identitas Masih Misterius

Berdasarkan keterangan korban, pelaku berjumlah dua orang. Keduanya mengendarai satu sepeda motor dan berboncengan.

Namun, polisi belum mengetahui identitas kedua pelaku maupun nomor polisi kendaraan yang digunakan.

Karena itu, petugas masih mengumpulkan bukti dari lokasi kejadian untuk mengungkap identitas pelaku.

Polisi juga belum mengungkap apakah rekaman video yang beredar dapat menjadi salah satu petunjuk dalam penyelidikan.

Kerugian Rp18,6 Juta

Selain membuat korban terkejut dan kehilangan barang berharga, aksi tersebut menimbulkan kerugian material cukup besar.

Baca Juga :  Mobil Putar Balik Saat Razia, Polisi Temukan 2 Pria Bawa Obat Keras di Tamansari

Ponsel Samsung S25 milik GR ditaksir bernilai sekitar Rp18,6 juta.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi wisatawan maupun masyarakat yang beraktivitas di jalan agar lebih berhati-hati saat menggunakan ponsel di ruang publik.

Terlebih, pelaku jambret biasanya memanfaatkan momen ketika korban lengah atau terlalu fokus pada perangkat yang sedang digunakan.

Polisi Kejar Pelaku

Hingga Sabtu (5/9/2026), polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku. “Masih dalam penyelidikan,” tegas Braiel.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena korbannya merupakan wisatawan asing yang sedang melakukan perjalanan menuju tempat ibadah.

Keamanan wisatawan bukan hanya soal kenyamanan berwisata. Keamanan di jalan juga ikut menentukan citra sebuah kota di mata pengunjung dari luar negeri.

Karena itu, pengungkapan kasus ini diharapkan dapat memberi rasa aman sekaligus menjadi peringatan keras bagi pelaku kejahatan jalanan bahwa aksi mereka tidak boleh dibiarkan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat
Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya
Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?
Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali
Bharatu Valdo Tewas di Markas Polairud, Ini Perkembangan Kasus Bharada Andika
Mengapa Motif Penembakan Bharatu Valdo Belum Diungkap? Ini Penjelasan Polisi
Ribuan Personel Amankan Demo Jakarta, Pangdam dan Kapolda Beri Pesan Tegas
Kematian Bharatu Valdo Sisakan Pertanyaan, Pengacara Minta Penyidikan Dibuka Terang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Bharatu Valdo Tewas di Markas Polairud, Ini Perkembangan Kasus Bharada Andika

Berita Terbaru

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam klaim bohong Donald Trump dan manipulasi gambar AI terkait kerusuhan Paris. Simak ulasan lengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:18 WIB