SURABAYA, POSNEWS.CO.ID – Suasana Jalan Menur Pumpungan, Surabaya, Jawa Timur, mendadak berubah mencekam.
Sebuah Toyota Alphard bernopol N 1882 ACI menabrak lebih dari lima sepeda motor dan tiga mobil dalam kecelakaan beruntun, Rabu (9/9/2026) sore.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Benturan beruntun membuat sejumlah kendaraan rusak parah. Bagian depan Alphard juga ringsek setelah menghantam kendaraan yang berada di depannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedikitnya tiga orang dilaporkan mengalami luka. Mereka mengalami cedera pada bagian kepala dan kaki.
Salah satu korban bahkan sempat tidak sadarkan diri sebelum dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Alphard Hantam Kendaraan dari Arah Arif Rahman Hakim
Salah seorang saksi, Zainal, mengatakan Alphard awalnya melaju dari arah perempatan Jalan Arif Rahman Hakim.
Mobil tersebut kemudian menabrak kendaraan lain. Bukannya berhenti, Alphard terus bergerak hingga kecelakaan berlanjut ke kawasan Jalan Menur Pumpungan.
“Alphard dari perempatan arah Arief Rahman Hakim. Nabrak mobil, motor, lalu berlanjut sampai Jalan Menur Pumpungan,” kata Zainal.
Benturan demi benturan membuat sejumlah sepeda motor mengalami kerusakan berat. Beberapa mobil yang terlibat juga mengalami kerusakan.
Ambulans kemudian berdatangan untuk mengevakuasi korban. Petugas medis langsung memberikan pertolongan sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan.
Warga Geram, Pengemudi Nyaris Diamuk Massa
Situasi semakin panas setelah kecelakaan terjadi. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat mendatangi mobil Alphard dan memukuli kendaraan tersebut.
Emosi warga nyaris berubah menjadi aksi massa terhadap pengemudi. Beruntung, polisi segera mengamankan pria yang mengemudikan Alphard untuk mencegah situasi semakin buruk.
Pengemudi kemudian dibawa petugas untuk menjalani pemeriksaan.
Polisi masih perlu mendalami penyebab kecelakaan, termasuk memastikan bagaimana kendaraan tersebut bisa menabrak begitu banyak kendaraan dalam satu rangkaian kejadian.
Hingga laporan terbaru diterbitkan, polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap maupun faktor penyebab kecelakaan.
Jalan Menur Pumpungan Macet Parah
Kecelakaan tidak hanya menimbulkan korban luka dan kerusakan kendaraan. Arus lalu lintas di sekitar lokasi ikut terganggu.
Sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan masih berada di lokasi hingga sore hari. Akibatnya, lalu lintas di Jalan Menur Pumpungan mengalami kemacetan parah.
Pengendara yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau mencari jalur alternatif sampai proses evakuasi dan penanganan kecelakaan selesai.
Jangan Main Hakim Sendiri
Kemarahan warga setelah melihat kecelakaan parah memang dapat dipahami. Namun, tindakan memukuli kendaraan atau menghakimi pengemudi bukan solusi.
Masyarakat sebaiknya menyerahkan pemeriksaan kepada polisi.
Aparat perlu mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa rekaman kamera pengawas jika tersedia, serta melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
Langkah tersebut penting agar penyebab kecelakaan tidak ditentukan berdasarkan dugaan atau emosi massa.
Bagi pengguna jalan, insiden ini kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas.
Pengemudi wajib menjaga kecepatan, konsentrasi, jarak aman, dan memastikan kondisi kendaraan sebelum berkendara.
Apalagi di jalan yang dipadati sepeda motor dan kendaraan lain, kesalahan kecil dapat berubah menjadi kecelakaan beruntun dengan dampak besar.
Kecelakaan Alphard di Menur Pumpungan menjadi peringatan keras bahwa satu kendaraan yang kehilangan kendali dapat menyeret banyak pengguna jalan ke dalam petaka.
Tiga orang terluka dan sejumlah kendaraan rusak. Polisi kini memiliki pekerjaan penting untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik kecelakaan beruntun tersebut. **
Editor : Hadwan













