Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, NEW DELHI — Presiden Tiongkok Xi Jinping mendorong blok BRICS untuk menjadi juru damai dalam konflik Timur Tengah. Imbauan tersebut disampaikan dalam pidato KTT BRICS di New Delhi. Tiongkok siap bekerja sama dengan seluruh anggota demi mewujudkan perdamaian kawasan.

Peran BRICS dan Kepemimpinan Global South

Xi menegaskan bahwa peperangan tidak menguntungkan bagi kepentingan komunitas internasional. Oleh karena itu, BRICS harus mengambil peran aktif memulihkan stabilitas kawasan.

Xi menyebut kelompok ini sebagai kekuatan utama pemrakarsa kawasan Global South. Selain itu, blok ini menjadi model kemandirian bagi negara-negara berkembang.

Pertemuan Bilateral Xi Jinping dan Narendra Modi

Xi Jinping juga menggelar pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri India Narendra Modi. Pertemuan di sela KTT tersebut membahas penguatan hubungan diplomatik kedua negara.

Tiongkok memandang hubungan bersama India dari perspektif strategis jangka panjang. Oleh sebab itu, kedua negara tetangga dapat saling melengkapi potensi ekonomi. Kunjungan ini menjadi kedatangan pertama Xi ke India dalam tujuh tahun terakhir.

Baca Juga :  IMF Optimis: Pertumbuhan China 2025-2026 Direvisi Naik

Kekuatan Ekonomi dan KTT BRICS Mendatang

Hubungan kedua negara sempat memanas akibat bentrokan perbatasan pada tahun 2020. Namun, komunikasi bilateral kini terus membaik di tengah dinamika hubungan dunia.

Saat ini anggota BRICS menguasai lebih dari 40 persen populasi dunia. Selain itu, blok ini menyumbang hampir seperempat dari total ekonomi global. Tiongkok akan memegang ketua BRICS dan menggelar KTT ke-19 tahun depan. Dengan demikian, konsolidasi negara berkembang diprediksi akan semakin kuat.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB