Anggaran Kemendag 2027 Naik Jadi Rp1,56 Triliun, Ini Program Prioritasnya

Jumat, 18 September 2026 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengikuti rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI membahas anggaran Kemendag 2027. (Posnews/Kemendag)

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengikuti rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI membahas anggaran Kemendag 2027. (Posnews/Kemendag)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Perdagangan mendapat tambahan ruang fiskal untuk menjalankan sejumlah program pada 2027.

Komisi VI DPR RI menyetujui Pagu Anggaran Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp1,56 triliun.

Persetujuan tersebut tercapai dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka tersebut naik Rp428,71 miliar dibandingkan pagu indikatif sebelumnya yang berada di level Rp1,13 triliun. Tambahan anggaran itu selanjutnya diarahkan untuk menopang program prioritas Kemendag.

Mendag Budi Santoso mengapresiasi dukungan Komisi VI DPR RI. Ia mengatakan Kemendag akan menindaklanjuti berbagai masukan yang muncul selama pembahasan anggaran.

“Kami berterima kasih kepada Bapak dan Ibu Komisi VI DPR RI atas dukungannya terhadap pengajuan usulan anggaran Kementerian Perdagangan tahun 2027. Kami akan menindaklanjuti seluruh masukan yang diberikan pada rapat hari ini,” ujar Budi Santoso.

Revitalisasi Pasar Rakyat Jadi Sorotan

Salah satu perhatian dalam pembahasan anggaran tersebut ialah revitalisasi pasar rakyat.

Program ini berkaitan langsung dengan aktivitas pedagang dan masyarakat yang setiap hari menggantungkan kebutuhan ekonomi pada pasar tradisional.

Karena itu, dukungan anggaran untuk revitalisasi pasar menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian anggota Komisi VI.

Baca Juga :  Paviliun Indonesia di JISTE 2025: Dorong Hilirisasi dan Ekspor Perikanan ke Pasar Jepang

Anggota Komisi VI DPR RI Firnando H. Ganindito menyatakan dukungan terhadap tambahan anggaran untuk pembiayaan revitalisasi pasar.

“Kami mendukung dan akan mengawal bersama supaya revitalisasi pasar ini terwujud,” ujar Firnando.

Dengan revitalisasi, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kondisi sarana perdagangan sekaligus menciptakan lingkungan pasar yang lebih layak bagi pedagang dan pembeli.

Anggaran Dibagi untuk Tiga Program

Kemendag mengalokasikan pagu Rp1,56 triliun tersebut ke dalam tiga kelompok program utama.

Rinciannya:

  • Program Perdagangan Dalam Negeri: Rp91,28 miliar.
  • Program Perdagangan Luar Negeri: Rp120,24 miliar.
  • Program Dukungan Manajemen: sekitar Rp1,35 triliun.

Komposisi tersebut menunjukkan porsi terbesar berada pada dukungan manajemen, sementara anggaran perdagangan dalam dan luar negeri diarahkan untuk menjalankan program teknis kementerian.

Budi mengatakan Kemendag telah mengoptimalkan tambahan pagu dengan tetap mengacu pada ketentuan Surat Bersama Pagu Anggaran (SBPA).

DPR Soroti Harga dan Rantai Pasok

Selain revitalisasi pasar, pembahasan anggaran juga berkaitan dengan kebutuhan menjaga perdagangan dalam negeri.

Anggota Komisi VI DPR RI Nasril Bahar sebelumnya meminta Kemendag memperkuat kebijakan untuk menjaga stabilitas harga, memastikan kelancaran rantai pasok, dan membantu pengendalian inflasi.

Menurutnya, kebijakan tersebut berkaitan dengan daya beli masyarakat.

Nasril juga menyebut pembahasan anggaran perlu memperhatikan kemampuan fiskal negara.

Komisi VI, kata dia, akan terus mengawal pembahasan anggaran Kemendag 2027 agar dukungan anggaran tetap sejalan dengan kebutuhan kebijakan perdagangan dalam negeri.

Sementara itu, penguatan perdagangan luar negeri juga menjadi bagian dari agenda Kemendag.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Tegaskan Dana Rp4,1 Triliun Pemprov Jabar Tak Mengendap, Tapi Berputar

Program tersebut mencakup upaya meningkatkan daya saing produk Indonesia agar mampu menembus pasar nasional maupun global.

Dorong Produk Dalam Negeri Naik Kelas

Tambahan anggaran juga diarahkan untuk memperkuat program strategis perdagangan, termasuk mendorong produk dalam negeri agar semakin kompetitif.

Bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, akses pasar menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas usaha.

Karena itu, kebijakan perdagangan tidak hanya berkaitan dengan transaksi ekspor-impor, tetapi juga menyentuh keberlangsungan pedagang, produsen, dan konsumen di dalam negeri.

Anggota Komisi VI DPR RI Achmad turut mendukung penambahan pagu Kemendag. Ia berharap peningkatan anggaran berjalan seiring dengan peningkatan kinerja kementerian.

Dengan demikian, penggunaan anggaran 2027 akan menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan program perdagangan dalam negeri maupun luar negeri.

Mendag Janjikan Tindak Lanjut

Dalam rapat kerja tersebut, Budi Santoso didampingi Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri dan jajaran pejabat eselon I Kemendag.

Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Muhammad Mufti Mubarok juga hadir dalam rapat tersebut.

Setelah mendapat persetujuan Komisi VI, Kemendag akan melanjutkan penyusunan dan pelaksanaan program sesuai pagu yang telah disepakati.

Pada akhirnya, perhatian publik tidak hanya tertuju pada besarnya anggaran.

Tantangan berikutnya ialah bagaimana anggaran tersebut diterjemahkan menjadi program yang berdampak pada pasar rakyat, kelancaran pasokan, daya saing produk Indonesia, serta perlindungan konsumen. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alfamidi Cari Lulusan S1 untuk 3 Posisi, Cek Syarat dan Cara Daftar
Lowongan Kerja RS PELNI September 2026, Buka 2 Posisi untuk Lulusan D3
Dari Trangsan ke Pasar Dunia, UMKM Rotan Siap Gebrak TEI 2026
Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah
UMKM Banyuwangi Dibidik Pasar Global, Mendag Buka Jalan Ekspor
Ekspor Kakao Indonesia Tembus USD 3,6 Miliar, Hilirisasi Terus Digenjot
Ritel Dituntut Makin Cerdas, Mendag Dorong Adopsi Teknologi
Bundaran HI Bakal Punya Mal Bawah Tanah, MRT Siapkan 25 Tenant

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 06:22 WIB

Anggaran Kemendag 2027 Naik Jadi Rp1,56 Triliun, Ini Program Prioritasnya

Rabu, 16 September 2026 - 07:45 WIB

Alfamidi Cari Lulusan S1 untuk 3 Posisi, Cek Syarat dan Cara Daftar

Minggu, 13 September 2026 - 08:21 WIB

Lowongan Kerja RS PELNI September 2026, Buka 2 Posisi untuk Lulusan D3

Sabtu, 5 September 2026 - 17:04 WIB

Dari Trangsan ke Pasar Dunia, UMKM Rotan Siap Gebrak TEI 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah

Berita Terbaru

DPR AS mengesahkan RUU Sanksi Rusia

INTERNASIONAL

DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia

Jumat, 18 Sep 2026 - 07:06 WIB