Polri Fokus Trauma Healing Korban Bencana Bali, Pastikan Pemulihan Pascabanjir dan Longsor

Kamis, 11 September 2025 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polri bersama instansi terkait memberikan trauma healing dan menyalurkan bantuan logistik bagi korban banjir serta longsor di Bali. Dok-Polri

Polri bersama instansi terkait memberikan trauma healing dan menyalurkan bantuan logistik bagi korban banjir serta longsor di Bali. Dok-Polri

BALI, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Bali memastikan penanganan pascabencana tidak berhenti pada evakuasi korban saja, tetapi juga menyentuh pemulihan kondisi masyarakat terdampak.

Polri bersama instansi terkait aktif menyalurkan bantuan logistik, mendirikan posko darurat, serta menyiapkan program trauma healing bagi pengungsi, terutama anak-anak dan keluarga korban.

Trauma healing mendapat perhatian serius karena bencana alam tidak hanya menimbulkan kerugian fisik, tetapi juga berdampak pada psikologis masyarakat.

Baca Juga :  Komandan KKB Nduga, Anak Buah Aibon Kogoya Dicokok Satgas di Nabire

Melalui tim psikolog kepolisian, Polri membantu pengungsi mengatasi rasa takut, kecemasan, dan stres akibat banjir serta longsor. Program ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan di lokasi pengungsian hingga kondisi mental masyarakat dinilai stabil.

Polda Bali menegaskan penanganan pascabencana tidak hanya evakuasi, tetapi juga pemulihan mental.
Polda Bali menegaskan penanganan pascabencana tidak hanya evakuasi, tetapi juga pemulihan mental.

Polri Pastikan Pemulihan Menyeluruh

Selain fokus pada penyelamatan fisik, Polri menaruh perhatian besar pada kesehatan psikologis korban. Kapolda Bali menegaskan komitmen kepolisian untuk terus mendampingi warga hingga situasi benar-benar pulih.

Baca Juga :  Misi Kemanusiaan Polri–Pelni, 273 Personel dan Logistik Dikirim ke Aceh - Sumut - Sumbar

“Kami tidak hanya hadir untuk mengevakuasi dan memberikan bantuan logistik, tetapi juga memastikan pemulihan mental warga. Trauma healing menjadi bagian penting agar masyarakat terdampak bisa kembali bangkit,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polri hadir dalam penanganan bencana untuk memberikan rasa aman sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat Bali. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang
Bongkar Jaringan Ketamine! Bareskrim Sita 6,2 Kg Ketamine di Deli Serdang, Nilai Rp18,7 Miliar
Viral! Ustadz Dihakimi Massa di Karawang, Kepergok Selingkuh dengan Istri Orang
Maling Gasak Brankas Emas 1 Kg di Pinrang! Aksi Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku
Satgas Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Papua, 4 Tersangka Diciduk – Senjata Disita
ASN Bogor WFH Setiap Jumat, Ini Aturan Baru dari Bupati Rudy Susmanto
Ledakan Dapur SPPG Lebak! Oven Sterilisasi Meledak, 3 Pegawai Terbakar
Pria Bonyok Dikeroyok Warga Karawang, Usai Ketahuan Selingkuh dengan Istri Orang

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:31 WIB

Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:13 WIB

Bongkar Jaringan Ketamine! Bareskrim Sita 6,2 Kg Ketamine di Deli Serdang, Nilai Rp18,7 Miliar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:49 WIB

Viral! Ustadz Dihakimi Massa di Karawang, Kepergok Selingkuh dengan Istri Orang

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:23 WIB

Maling Gasak Brankas Emas 1 Kg di Pinrang! Aksi Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:36 WIB

Satgas Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Papua, 4 Tersangka Diciduk – Senjata Disita

Berita Terbaru

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB

Membongkar narasi perang. Perspektif Keamanan Kritis mengungkap bagaimana konstruksi maskulinitas militeristik mendominasi kebijakan luar negeri dan sering kali mengabaikan kerentanan nyata perempuan di wilayah konflik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:30 WIB