Gula Aren hingga Bumbu Nusantara Dilirik Buyer Asing, S’RASA Bidik Pasar Jepang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Produk Pangan dan Rempah Indonesia Raup Potensi Transaksi US$31,14 Juta di TEI 2026. (Posnews/Kemendag)

Produk Pangan dan Rempah Indonesia Raup Potensi Transaksi US$31,14 Juta di TEI 2026. (Posnews/Kemendag)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Cita rasa Nusantara membuka peluang bisnis di pasar internasional.

Program Rasa Rempah Indonesia (S’RASA) mencatat nilai sekitar US$31,14 juta atau Rp560,61 miliar dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.

Capaian pada pameran 14–18 Oktober 2026 itu berasal dari potensi transaksi US$30,2 juta melalui penandatanganan 14 nota kesepahaman (MoU) dengan importir dari Belanda, Australia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, kontak dagang serta penjualan ritel di Paviliun S’RASA mencapai US$944,85 ribu.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai promosi kuliner dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas pasar produk pangan, bumbu, dan rempah Indonesia.

Selain memperkenalkan masakan Nusantara, upaya ini diharapkan membuka peluang ekspor bagi produsen dalam negeri.

Baca Juga :  Jabodetabek Berawan Tebal Seharian! Bogor Paling Adem, Jakarta Panas 36°C4

“Promosi kuliner Indonesia harus mampu membuka peluang bisnis bagi produsen di dalam negeri,” ujar Budi.

Produsen Lokal Berpeluang Menembus Pasar Global

Selama TEI ke-41, Paviliun S’RASA mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan calon mitra dari 20 negara.

Kegiatan ini juga menghadirkan forum bisnis dan demonstrasi memasak bersama sejumlah chef untuk memperkenalkan produk pangan serta rempah Indonesia.

Produk yang ditampilkan antara lain Miyago dari DBFoods, Kecap Bango, gula aren Mahorahora, EnakEco, dan Subanabana.

Salah satu peserta, Mahorahora, menandatangani MoU dengan Inter Aromat BV dari Belanda. Kerja sama ini membuka peluang perluasan pasar gula aren Indonesia ke luar negeri.

Head of Sales B2B & Export Mahorahora Ryan Syahrizal mengapresiasi fasilitasi Kemendag melalui Paviliun S’RASA.

Menurutnya, program tersebut membantu pelaku usaha lokal menjalin hubungan bisnis dengan calon mitra internasional.

Meski demikian, potensi transaksi dan MoU masih perlu ditindaklanjuti melalui negosiasi, pengiriman sampel, kesepakatan harga, serta pemenuhan persyaratan produk di negara tujuan sebelum berkembang menjadi ekspor berkelanjutan.

Baca Juga :  Kasus Beras Oplosan, Kapolri: 4 Produsen Besar Naik Penyidikan

S’RASA Lanjutkan Promosi ke Jepang

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menjelaskan, S’RASA menghubungkan promosi kuliner Indonesia dengan pengembangan pasar ekspor.

Program ini juga mendorong restoran Indonesia di luar negeri menggunakan bahan pangan, bumbu, dan rempah dari Tanah Air.

Sebagai langkah lanjutan, Kemendag berencana membawa S’RASA ke Japan International Food & Beverage Expo (JFEX) 2026 di Tokyo, Jepang, pada 11–14 November 2026.

Melalui pameran tersebut, produsen Indonesia akan menjajaki peluang kerja sama dengan calon pembeli serta pelaku industri hotel, restoran, dan kafe (horeka) di Jepang.

Kemendag berharap promosi ini tidak berhenti pada pengenalan produk.

Hubungan dagang yang terbentuk perlu berkembang menjadi permintaan berkelanjutan agar semakin banyak produsen lokal memperoleh akses pasar internasional. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TEI 2026 Diikuti 151 Negara, Kemendag Kawal Kesepakatan Ekspor hingga Terealisasi
Cuma Mulai dari 8 Botol, UMKM Papua Ini Kini Tembus 100 Gerai
Pasar Ekspor Asia-Pasifik Terbuka Lebar, Ini Strategi UMKM Indonesia
Berawal dari Pohon Lontar, Tarunira Buka Peluang Baru Petani Bali dan Rote
Ekspor Baja Indonesia Hadapi Tarif 50 Persen di Eropa, Apa Strategi Pemerintah?
Lowongan Kerja Gudang Garam 2026, Teknisi Mesin dan Administrasi untuk D3-S1
Hadapi Tarif dan Hambatan Global, Indonesia Perluas Akses Pasar Ekspor
Produk Pangan, Furnitur, dan Karet Indonesia Dijajaki Tiga Negara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Gula Aren hingga Bumbu Nusantara Dilirik Buyer Asing, S’RASA Bidik Pasar Jepang

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:50 WIB

TEI 2026 Diikuti 151 Negara, Kemendag Kawal Kesepakatan Ekspor hingga Terealisasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Cuma Mulai dari 8 Botol, UMKM Papua Ini Kini Tembus 100 Gerai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Pasar Ekspor Asia-Pasifik Terbuka Lebar, Ini Strategi UMKM Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Berawal dari Pohon Lontar, Tarunira Buka Peluang Baru Petani Bali dan Rote

Berita Terbaru

Truk pikap menerobos lapangan sepak bola di Wichita Kansas hingga menewaskan dua orang. Kepolisian melepaskan pengemudi tanpa dakwaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Truk Menerobos Lapangan Di Kansas Menewaskan 2 Orang

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:17 WIB