Detik-Detik Romli Melawan Buaya yang Menerkam Kakinya Saat Mencari Ikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi buaya muara yang menjadi ancaman bagi warga saat mencari ikan di perairan Pandeglang, Banten.

Ilustrasi buaya muara yang menjadi ancaman bagi warga saat mencari ikan di perairan Pandeglang, Banten.

PANDEGLANG, POSNEWS.CO.ID – Mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari justru membawa petaka bagi M Romli (50), warga Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Ia mengalami luka robek cukup parah setelah seekor buaya menerkam kaki kanannya saat menjaring ikan di muara.

Serangan itu terjadi secara tiba-tiba ketika Romli menebar jaring bersama seorang rekannya di Muara Ci Camara, Minggu (25/10/2026) malam. Korban tak sempat menghindar ketika buaya menyerang bagian betis kanannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Romli berusaha menyelamatkan diri. Di tengah situasi berbahaya tersebut, ia menendang buaya menggunakan kaki kirinya hingga hewan itu melepaskan gigitannya.

Kepala Desa Banyuasih, Iyat, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan serangan berlangsung cepat ketika korban sedang mencari ikan.

Baca Juga :  Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Diamankan

“Nyari ikan di Muara, pas nebar jaring, tiba-tiba diterkam buaya,” kata Iyat, Senin (26/10/2026).

Menurut Iyat, gigitan buaya menyebabkan luka robek pada kaki kanan korban. Meski berhasil melepaskan diri, Romli tetap harus mendapatkan perawatan medis akibat luka yang cukup serius.

“Dia sempat melawan, dengan menendang buaya pakai kaki kiri hingga lepas. Kaki kanannya mah luka robek,” ujarnya.

Luka Cukup Parah, Korban Dirawat di Puskesmas

Setelah berhasil lolos dari terkaman, Romli mendapat pertolongan dan dibawa ke fasilitas kesehatan. Berdasarkan keterangan Iyat, korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Sumur.

Kondisi luka pada kaki korban menjadi perhatian karena serangan buaya dapat menimbulkan cedera serius. Penanganan medis diperlukan untuk merawat luka sekaligus mencegah komplikasi.

“Masih dirawat di Puskesmas Sumur, luka di bagian kakinya cukup parah,” ungkap Iyat.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga yang menggantungkan penghasilan dari mencari ikan di kawasan muara.

Baca Juga :  Oknum Polisi Tegal Positif Sabu, Kasus Dugaan Siksa Istri Siri Makin Terkuak

Aktivitas yang biasa mereka lakukan sehari-hari dapat berubah menjadi ancaman ketika berlangsung di perairan yang menjadi habitat buaya.

Warga Khawatir Buaya Kembali Menyerang

Insiden tersebut membuat pemerintah desa khawatir serangan serupa kembali terjadi. Sebab, warga masih beraktivitas di sekitar muara untuk mencari ikan dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Iyat berharap pemerintah dan instansi terkait segera menindaklanjuti kejadian tersebut. Ia meminta penanganan khusus untuk mengantisipasi keberadaan buaya yang berpotensi membahayakan masyarakat.

“Kami berharap ada penanganan khusus dari pemerintah biar buaya ditangkap, khawatir ada peristiwa serupa,” tegasnya.

Hingga informasi terakhir yang tersedia pada 26 Oktober 2026, belum ada keterangan terverifikasi mengenai penangkapan buaya yang menyerang Romli.

Karena itu, warga perlu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar lokasi kejadian. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kopassus Klarifikasi Kematian Letda Jihad, Insiden di Gudang Senjata Diusut Denpom
Baru 2 Hari Kenal di Facebook, Ibu di Jember Dianiaya, Motor dan Emas Raib
Korban Sempat Berteriak Stop, Sudah! Pria di Batam Tewas 25 Luka Tusukan
Remaja 16 Tahun Tewas Dibacok Sepulang Nonton Persib, Pelaku Ditangkap
Enam Bulan Usai Penembakan Karyawan Freeport, DPO AK Ditangkap di Mimika
Labfor Polda Jatim Periksa 3 TKP Kasus Dini dan Anak, Tungku Api Jadi Sorotan
Ditangkap di Jombang, Dwi Bagus Diperiksa Kasus Ibu dan Anak di Madiun
Polisi Cari Potongan Tulang Dini dan Anak di Madiun, Jasad Diduga Dibakar 2 Kali

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Kopassus Klarifikasi Kematian Letda Jihad, Insiden di Gudang Senjata Diusut Denpom

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Baru 2 Hari Kenal di Facebook, Ibu di Jember Dianiaya, Motor dan Emas Raib

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Korban Sempat Berteriak Stop, Sudah! Pria di Batam Tewas 25 Luka Tusukan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Detik-Detik Romli Melawan Buaya yang Menerkam Kakinya Saat Mencari Ikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Remaja 16 Tahun Tewas Dibacok Sepulang Nonton Persib, Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru

Tren busana Gothic Lolita Jepang kian populer di Eropa. Simak lonjakan penjualan Atelier Pierrot dan kemeriahan acara tea party di Berlin. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:00 WIB

Kepolisian Turki menemukan lonceng perdamaian hadiah dari Jepang yang sempat dicuri di Yalova. Simak rincian penangkapan pelaku. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Selasa, 27 Okt 2026 - 07:14 WIB