BANDUNG, POSNEWS.CO.ID — Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung selama lebih dari satu jam pada Kamis (29/10/2026) kembali menyisakan masalah klasik.
Akibat sistem drainase yang kewalahan, Jalan Raya Cibaduyut yang terkenal sebagai pusat perbelanjaan sepatu terendam banjir setinggi 50 sentimeter, yang langsung melumpuhkan arus lalu lintas dan membuat sejumlah kendaraan bermotor mogok massal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, curah hujan tinggi mulai melanda kawasan tersebut sejak petang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tingginya genangan air seketika mengubah badan jalan menjadi kubangan, sehingga menyulitkan para pengendara, khususnya mereka yang nekat menerobos arus air.
“Hujannya lebat dari jam empat sore tadi,” ujar Rayhan Tasdhiq, salah seorang pengendara yang terjebak di lokasi.
Di tengah kepanikan para pengendara yang berusaha menyelamatkan kendaraannya, pemandangan kontras justru terlihat dari sisi jalan.
Sejumlah anak-anak dan warga sekitar tampak memanfaatkan genangan air tersebut untuk bermain, sementara pengendara lainnya harus bersusah payah mendorong sepeda motor mereka yang mati mesin akibat kemasukan air.
Imbauan dan Evaluasi Sistem Drainase
Menanggapi kejadian berulang ini, pihak berwenang mengimbau para pengguna jalan agar tidak memaksakan diri melintasi jalur yang terendam banjir tinggi.
Sebagai langkah antisipasi, pengendara disarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari risiko kerusakan mesin kendaraan maupun terjebak kemacetan parah.
Banjir langganan di Jalan Raya Cibaduyut mendesak pemerintah untuk segera mengevaluasi drainase. Perbaikan saluran air menjadi kunci utama agar mobilitas warga dan ekonomi kawasan wisata ini tidak terus lumpuh. **
Editor : Hadwan













