Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Raya Cibaduyut Bandung Banjir Setinggi 50 Cm, Kendaraan Mogok Massal.

Jalan Raya Cibaduyut Bandung Banjir Setinggi 50 Cm, Kendaraan Mogok Massal.

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID — Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung selama lebih dari satu jam pada Kamis (29/10/2026) kembali menyisakan masalah klasik.

Akibat sistem drainase yang kewalahan, Jalan Raya Cibaduyut yang terkenal sebagai pusat perbelanjaan sepatu terendam banjir setinggi 50 sentimeter, yang langsung melumpuhkan arus lalu lintas dan membuat sejumlah kendaraan bermotor mogok massal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, curah hujan tinggi mulai melanda kawasan tersebut sejak petang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tingginya genangan air seketika mengubah badan jalan menjadi kubangan, sehingga menyulitkan para pengendara, khususnya mereka yang nekat menerobos arus air.

Baca Juga :  Tolak Ajakan Pelaku, Siswi 14 Tahun di Sikka Dibunuh dan Jasad Dibuang ke Kali

“Hujannya lebat dari jam empat sore tadi,” ujar Rayhan Tasdhiq, salah seorang pengendara yang terjebak di lokasi.

Di tengah kepanikan para pengendara yang berusaha menyelamatkan kendaraannya, pemandangan kontras justru terlihat dari sisi jalan.

Sejumlah anak-anak dan warga sekitar tampak memanfaatkan genangan air tersebut untuk bermain, sementara pengendara lainnya harus bersusah payah mendorong sepeda motor mereka yang mati mesin akibat kemasukan air.

Baca Juga :  Densus 88 Bongkar Aksi Kekerasan Siswa SMP Sungai Raya, 5 Gas Portabel dan 6 Molotov Disiapkan

Imbauan dan Evaluasi Sistem Drainase

Menanggapi kejadian berulang ini, pihak berwenang mengimbau para pengguna jalan agar tidak memaksakan diri melintasi jalur yang terendam banjir tinggi.

Sebagai langkah antisipasi, pengendara disarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari risiko kerusakan mesin kendaraan maupun terjebak kemacetan parah.

Banjir langganan di Jalan Raya Cibaduyut mendesak pemerintah untuk segera mengevaluasi drainase. Perbaikan saluran air menjadi kunci utama agar mobilitas warga dan ekonomi kawasan wisata ini tidak terus lumpuh. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut
Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan
Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu
Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu
Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan
Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan
Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film
481 Siswa Dramaga Diduga Keracunan MBG, Pemkab Bogor Ambil Langkah Ini

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu

Berita Terbaru

PM Jepang Sanae Takaichi dan Kanselir Jerman Friedrich Merz sepakat bekerja sama amankan pasokan mineral kritis. Simak detail strategi de-risking kedua negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:32 WIB