POSNEWS.CO.ID, TOKYO – Raksasa teknologi Sony dilaporkan membayar imbalan bug bounty senilai 50.000 Dolar AS kepada seorang peneliti keamanan.
Peneliti independen bernama akun Jordy mengonfirmasi penerimaan imbalan tersebut melalui platform pelaporan kerentanan keamanan HackerOne pada pekan ini.
Laporan kerentanan tersebut berkaitan erat dengan celah keamanan kritis pada lapisan hypervisor sistem konsol PlayStation 5 (PS5).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komponen hypervisor memegang peranan vital dalam mengisolasi serta mengendalikan lingkungan eksekusi perangkat lunak di tingkat akar sistem.
Eksploitasi pada lapisan tersebut berpotensi membuka jalan bagi pengembang untuk menjalankan kode khusus di luar pembatasan keamanan resmi.
Pelaporan Celah Memicu Kemarahan Komunitas Jailbreak Dan Penghentian Proyek Linux
Langkah Jordy dalam melaporkan celah keamanan tersebut justru memicu benturan kepentingan tajam di kalangan komunitas jailbreak Linux.
Peneliti keamanan kenamaan Andy Nguyen (theflow0) sebelumnya telah menemukan kerentanan serupa untuk mengembangkan proyek integrasi Linux di PS5.
Andy Nguyen awalnya berencana menunda pelaporan celah tersebut hingga gim Grand Theft Auto VI resmi meluncur pada 19 November 2026.
Strategi penundaan tersebut bertujuan agar para pemilik konsol tetap bisa menikmati gim resmi sekaligus mempertahankan akses exploit.
Namun demikian, keputusan Jordy melaporkan temuan tersebut memaksa Andy Nguyen menghentikan total proyek pengembangan Linux untuk PS5 dan PS5 Pro.
Peran Alat Kecerdasan Buatan Dan Dilema Etika Riset Keamanan Siber Modern
Jordy mengaku memanfaatkan bantuan alat Artificial Intelligence (AI) untuk menemukan bug kerentanan sistem tersebut secara lebih cepat.
Ia memilih segera mengirimkan laporan ke Sony karena khawatir peneliti lain akan mendahuluinya dalam mengklaim imbalan finansial tersebut.
Kondisi ini memperlihatkan bagaimana keberadaan teknologi AI dapat mengubah dinamika perlombaan riset keamanan siber secara drastis saat ini.
Fenomena ini memicu perdebatan sengit mengenai etika kesepakatan informal komunitas melawan insentif imbalan resmi dari pihak produsen.
Pihak Sony dipastikan akan segera merilis pembaruan firmware terbaru guna menutup rapat celah keamanan hypervisor tersebut.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













