Dukun Palsu Tipu Korban Miliaran, Polisi Ungkap Modus Ritual Penggandaan Uang

Selasa, 16 September 2025 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Ritual pengganda uang

Ilustrasi - Ritual pengganda uang

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi menangkap dua dukun penipu berinisial H alias Romo (45) dan WH (47) di Kalibata, Jakarta Selatan, serta Karawang, Jawa Barat.

Kedua pelaku menipu korban dengan modus ritual penggandaan uang. Mereka mengaku mampu mengubah segepok uang menjadi sekoper penuh.

Menurut Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Bima Sakti, korban diminta membayar mahar jutaan rupiah untuk mengikuti ritual.

Setelah itu, pelaku menjanjikan koper berisi uang akan muncul dalam dua hingga tiga hariKorban membuka koper itu dan hanya menemukan bantal serta bed cover.

Baca Juga :  Kasus Ijazah Jokowi Dihentikan, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Bebas

“Korban membayar mahar Rp3 juta hingga Rp20 juta. Pelaku berjanji uangnya bisa berlipat ganda, padahal semua itu hanya tipuan,” jelas Bima pada Senin (15/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Romo, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat, bahkan menyiapkan uang palsu untuk meyakinkan korban. Ia menunjukkan uang palsu tersebut sebagai bukti seolah-olah hasil penggandaan benar-benar ada.

Pelaku menggunakan uang palsu agar korban percaya. Ia juga mengaku uang itu bisa ditukar di money changer,” lanjut Bima.

Baca Juga :  Polda Kalteng Gagalkan 46,7 Kg Sabu Lintas Provinsi, 4 Tersangka Ditangkap

Dalam penggerebekan, polisi menyita barang bukti berupa dupa, beras, perlengkapan ritual, serta uang palsu pecahan Rp100 ribu dan USD 100. Romo sempat mencoba membuang barang bukti ke kloset, tetapi berhasil digagalkan petugas.

Dari hasil penyelidikan, WH diketahui sebagai pemasok uang palsu. Ia hanya menerima keuntungan Rp200 ribu, meski awalnya dijanjikan imbalan hingga Rp5 juta. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Kita Perlu Desain yang Tahan Lama Secara Emosional
Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Aktivis Buruh yang Tewas Tragis
Selandia Baru Sukses Uji Coba Biodiesel Alga Pertama di Dunia
Menguak Rahasia Kognitif di Balik Proses Kreatif Manusia
Peternak Balaraja Bangga, Sapi 1,15 Ton Jadi Kurban Presiden Iduladha 2026
Revolusi atau Pseudosains? Menakar Potensi dan Kontroversi Terapi Magnet Global
Tulip: Kisah Gelembung Ekonomi Pertama Dunia
Menakar Sisa Tetes Minyak Bumi: Debat Peak Oil dan Masa Depan Energi Global

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:13 WIB

Mengapa Kita Perlu Desain yang Tahan Lama Secara Emosional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:25 WIB

Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Aktivis Buruh yang Tewas Tragis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:15 WIB

Selandia Baru Sukses Uji Coba Biodiesel Alga Pertama di Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:19 WIB

Menguak Rahasia Kognitif di Balik Proses Kreatif Manusia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:14 WIB

Peternak Balaraja Bangga, Sapi 1,15 Ton Jadi Kurban Presiden Iduladha 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi, Lebih dari sekadar fungsi. Para desainer berkelanjutan kini fokus menciptakan benda yang memiliki ikatan emosional dengan pemiliknya guna menghentikan siklus pemborosan sumber daya dan tumpukan sampah global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Kita Perlu Desain yang Tahan Lama Secara Emosional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:13 WIB

Gambar Illustrasi : Gemini Google

INTERNASIONAL

Selandia Baru Sukses Uji Coba Biodiesel Alga Pertama di Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:15 WIB

Ilustrasi, Menyalakan percikan ide. Para ilmuwan dan psikolog mulai mengurai misteri kreativitas, membuktikan bahwa kemampuan menciptakan sesuatu yang baru melibatkan fleksibilitas mental dan pengaturan gelombang otak yang kompleks. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menguak Rahasia Kognitif di Balik Proses Kreatif Manusia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:19 WIB