Pemprov DKI Jakarta Siap Bangun 23 Ribu Rumah dan Tingkatkan Sanitasi

Senin, 22 September 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri rapat koordinasi terbatas Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (22/9/2025).

Pertemuan itu membahas finalisasi paket kebijakan ekonomi dan strategi penyerapan tenaga kerja yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.

Pramono menegaskan, Pemprov DKI akan segera menjalankan paket kebijakan, khususnya di sektor perumahan dan sanitasi.

“Ada beberapa paket kebijakan yang akan diterapkan di Jakarta, salah satunya perumahan, dan kedua sanitasi,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta.

Baca Juga :  Gaya Hidup Modern Picu Lonjakan Obesitas, Risiko Penyakit Kronis Mengintai

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemprov DKI bekerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk melaksanakan program ini. Di sektor perumahan, Pemprov DKI menargetkan pembangunan 23 ribu unit rumah di berbagai wilayah Jakarta, dengan bantuan kontraktor lokal.

Untuk program perumahan, ada 23 ribu unit yang akan kami manfaatkan fasilitasnya dari Kementerian Perumahan,” jelas Pramono.

Baca Juga :  Emas Bersejarah Matt Weston: Inggris Raya Puncaki Klasemen

Selain itu, Pemprov DKI akan meluncurkan program sanitasi lingkungan dengan dukungan pemerintah pusat, meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus menjaga kebersihan kota.

Pramono menambahkan, paket kebijakan ini diprediksi menyerap sekitar 100 ribu tenaga kerja, menjadi solusi di tengah tekanan ekonomi.

Kebutuhan tenaga kerja hampir 100 ribu orang. Program ini kami rancang untuk menyerap tenaga kerja sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Jakarta,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut
Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional
Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz
Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota
Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi
Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru
Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:40 WIB

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:35 WIB

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:37 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:31 WIB

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:22 WIB

Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota

Berita Terbaru

Menyeimbangkan energi dan konstitusi. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi memperkuat koordinasi dengan Amerika Serikat serta negara-negara Teluk guna menjamin keselamatan navigasi tanpa melanggar prinsip pasifisme Jepang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:35 WIB

Diplomasi buntu di Teluk. Presiden Donald Trump mengeklaim perang akan berakhir

INTERNASIONAL

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 13:31 WIB