Satgas Ops Damai Cartenz Selidiki KKB Pimpinan Elkius Kobak Tewaskan 5 Warga Sipil

Rabu, 24 September 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Ops Damai Cartenz melakukan penyelidikan kasus pembunuhan 5 warga sipil oleh KKB di Distrik Seradala, Yahukimo. Dok: Polri

Satgas Ops Damai Cartenz melakukan penyelidikan kasus pembunuhan 5 warga sipil oleh KKB di Distrik Seradala, Yahukimo. Dok: Polri

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak kembali menebar teror di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.

Aksi sadis mereka menewaskan lima warga sipil dalam dua gelombang kekerasan yang terjadi Minggu malam (20/9/2025) hingga Senin pagi (21/9/2025).

Menurut keterangan saksi inisial DA, dua pekerja tambang ditemukan tewas dengan luka kekerasan sekitar pukul 19.00 WIT di Jalan Poros Kampung Bingki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengetahui insiden itu, sejumlah penambang berencana menuju Dekai untuk menyelamatkan diri, namun urung karena cuaca buruk.

Keesokan harinya, Senin pukul 08.00 WIT, KKB melancarkan serangan kedua di Camp Kali Kulum. Kelompok bersenjata itu menggunakan panah dan senjata api, menimbulkan kepanikan para pekerja tambang. Tiga orang lagi menjadi korban keganasan KKB.

Baca Juga :  KPK Kembali Tahan Gus Yaqut di Rutan, Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru

Satgas Belum Bisa Evakuasi Korban

Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., Kepala Operasi Damai Cartenz, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi tentang tiga jenazah tambahan.

Namun, tim belum dapat mencapai lokasi karena kontak tembak dan hujan deras yang mengguyur wilayah Yahukimo sejak pagi.

“Sampai sekarang kami belum sampai TKP. Evakuasi hari ini terpaksa ditunda karena arus sungai deras dan kondisi hujan ekstrem,” jelas Brigjen Faizal dikutip, Rabu (24/9/2025)

Berdasarkan informasi sementara, total korban KKB mencapai lima orang, namun identitas lengkap masih menunggu hasil evakuasi. “Data korban baru bisa dipastikan setelah jenazah berhasil dievakuasi dan dicocokkan,” tambah Brigjen Faizal.

Baca Juga :  Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Pengamanan Diperketat

Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, menegaskan penguatan patroli dan pengamanan terus ditingkatkan untuk memulihkan rasa aman dan mencegah korban jiwa tambahan.

Satgas juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan ke aparat keamanan terdekat.

Polri menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama, dan dukungan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas keamanan di Papua. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Bongkar Fakta Baru Pilot Malaysia Kurir Narkoba 25 Kg, Diupah Rp220 Juta
Grand Max Bawa BBM Terbakar di Tanjung Senang, Polisi Dalami Dugaan Pengecoran
Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Aksi Pencuri Berubah Maut, IRT di Lampung Selatan Ditusuk Saat Tidur Bersama Anak
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:27 WIB

Bea Cukai Bongkar Fakta Baru Pilot Malaysia Kurir Narkoba 25 Kg, Diupah Rp220 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:21 WIB

Grand Max Bawa BBM Terbakar di Tanjung Senang, Polisi Dalami Dugaan Pengecoran

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:08 WIB

Aksi Pencuri Berubah Maut, IRT di Lampung Selatan Ditusuk Saat Tidur Bersama Anak

Berita Terbaru

Putusan panggung hukum Buffalo. Juri federal menyatakan Hadi Matar bersalah atas aksi terorisme internasional terkait penikaman novelis Salman Rushdie. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Juri Menyatakan Hadi Matar Bersalah atas Penikaman Penulis

Jumat, 31 Jul 2026 - 16:21 WIB

Tragedi kematian massal satwa liar. Otoritas Kenya mencurigai racun sianida pada buah tomat di perbatasan Taman Nasional Amboseli sebagai pemicu kematian 15 gajah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:14 WIB