PWI Pusat Kembali Beraktivitas di “Rumah Lama” dan Gelar Tasyakuran Bersama Anak Yatim

Jumat, 26 September 2025 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasyakuran PWI Pusat 2025-2030 di Gedung Dewan Pers bersama anak yatim. Dok: Posnews

Tasyakuran PWI Pusat 2025-2030 di Gedung Dewan Pers bersama anak yatim. Dok: Posnews

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat 2025-2030 resmi memulai aktivitas dengan tasyakuran di lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025).

Kegiatan ini menjadi momen pertama di bawah kepemimpinan Ketua Umum Akhmad Munir setelah kembali menempati kantor lama mereka.

Tasyakuran sederhana namun penuh makna ini menandai kembalinya PWI ke “rumah lama” setelah setahun vakum karena dualisme kepengurusan. Sekitar pukul 09.30 WIB, 72 anak yatim dari Yayasan Al-Hikmah dan Yayasan Harun Ar-Rasyid hadir memeriahkan acara.

Membuka acara, Dr. Firdaus Turmudzi, S.Ag., M.Hum, menekankan pentingnya syukur dan menjalankan profesi wartawan dengan tanggung jawab penuh. “Mudah-mudahan profesi ini dimuliakan Allah Subhanahu wa ta’ala,” ucapnya.

Baca Juga :  Rais Aam PBNU Tegaskan, Gus Yahya Nonaktif dari Kursi Ketua Umum Sejak 26 November 2025

Ketua Umum Akhmad Munir menyebut tasyakuran sebagai ruwatan spiritual agar kepengurusan PWI berjalan lancar. Ia juga menegaskan pentingnya memberikan santunan kepada anak yatim sebagai simbol awal yang baik bagi perjalanan PWI ke depan.

Acara ini menandai hidupnya kembali lantai 4 Gedung Dewan Pers. Lampu-lampu menyala, meja-meja kembali terisi, dan percakapan wartawan terdengar riuh.

Setelah setahun sunyi, kantor yang sebelumnya terasa seperti “ruang horor” kini menjadi pusat aktivitas PWI kembali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, kantor ditutup sejak Oktober 2024 akibat dualisme kepengurusan. Selama masa itu, PWI kehilangan fasilitas kantor dan kewenangan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Baca Juga :  Remaja 15 Tahun di Cabuli Ayah Kandung di Cilincing, Kini Hamil 6 Bulan

Kamis (25/9/25), Dewan Pers menyerahkan kembali kunci kantor kepada pengurus PWI Pusat periode 2025–2030. Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, hadir bersama jajaran, menyatakan lega karena PWI akhirnya bisa beraktivitas normal.

Munir menekankan bahwa kembalinya PWI ke kantor lama bukan sekadar simbol fisik, tapi simbol kebangkitan organisasi.

Program andalan seperti UKW, Sekolah Jurnalistik Indonesia, dan pelatihan jurnalistik akan segera dijalankan untuk melahirkan wartawan profesional berintegritas.

“Pers yang kuat dan beretika hanya bisa dibangun melalui wartawan kompeten. Tugas PWI ke depan adalah memastikan hal itu terlaksana,” tegas Munir. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

One Way Nasional Resmi Berlaku, Arus Mudik Trans Jawa dari Japek hingga Kalikangkung
UNESCO Laporkan Kerusakan Situs Warisan Dunia Akibat Perang Iran
Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba White Rabbit Jakarta, Pelayan Hingga Bandar Dicokok
TNI Bongkar 4 Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus, Tiga Perwira Terlibat
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz
AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah
Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO
3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:52 WIB

One Way Nasional Resmi Berlaku, Arus Mudik Trans Jawa dari Japek hingga Kalikangkung

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:48 WIB

UNESCO Laporkan Kerusakan Situs Warisan Dunia Akibat Perang Iran

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:06 WIB

Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba White Rabbit Jakarta, Pelayan Hingga Bandar Dicokok

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:23 WIB

TNI Bongkar 4 Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus, Tiga Perwira Terlibat

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:38 WIB

Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Berita Terbaru

Sejarah yang hancur. UNESCO menyatakan keprihatinan mendalam setelah serangan udara merusak Istana Golestan dan Masjid Jameh di Isfahan, mengancam warisan peradaban Persia yang tak ternilai. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

UNESCO Laporkan Kerusakan Situs Warisan Dunia Akibat Perang Iran

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:48 WIB

Permainan izin di jalur energi. Iran menerapkan

INTERNASIONAL

Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 18 Mar 2026 - 14:38 WIB