Ops Damai Cartenz Papua Bangun Komunikasi Humanis Lewat Patroli Rutin

Jumat, 29 Agustus 2025 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Ops Damai Cartenz berdialog dengan warga Distrik Okbape, Pegunungan Bintang, saat patroli rutin menjaga keamanan Papua. (Dok-Polri0

Personel Ops Damai Cartenz berdialog dengan warga Distrik Okbape, Pegunungan Bintang, saat patroli rutin menjaga keamanan Papua. (Dok-Polri0

PAPUA – Personel Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz melaksanakan patroli rutin di Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat (29/8/2025). Patroli ini menjadi langkah nyata dalam menjaga keamanan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, aparat tidak hanya berkeliling, tetapi juga berdialog langsung dengan warga dan aparatur kampung. Suasana keakraban terlihat saat masyarakat menyambut hangat kehadiran personel keamanan yang datang memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.

Baca Juga :  Digerebek! Rumah di Medan Jadi Gudang Narkoba Jaringan Thailand, 26 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa patroli dan silaturahmi menjadi strategi penting menjaga stabilitas keamanan di wilayah pegunungan Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendekatan humanis adalah kunci. Kami ingin masyarakat merasa aman sekaligus menjadi mitra dalam menjaga ketertiban,” ujarnya.

Satgas Ops Damai Cartenz melaksanakan patroli rutin di Distrik Okbape, Pegunungan Bintang, Papua.
Satgas Ops Damai Cartenz melaksanakan patroli rutin di Distrik Okbape, Pegunungan Bintang, Papua.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa patroli juga memperkuat komunikasi antara aparat dan warga.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 9 Maret 2026: Siang hingga Malam Diguyur Hujan

“Dengan komunikasi yang baik, masyarakat tidak mudah terprovokasi isu menyesatkan, serta lebih aktif mendukung terciptanya Papua damai,” jelasnya.

Satgas Ops Damai Cartenz berkomitmen terus melakukan pendekatan persuasif dan dialogis di berbagai wilayah, guna menciptakan suasana aman, damai, sekaligus mendorong pembangunan di Bumi Cenderawasih.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB