451 Perusahaan Buka 1.300 Lowongan Magang Nasional, Diluncurkan 15 Oktober 2025

Senin, 6 Oktober 2025 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Magang Nasional. Dok: Instagram Kemnaker

Program Magang Nasional. Dok: Instagram Kemnaker

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ratusan perusahaan swasta dan BUMN menyambut antusias peluncuran Program Magang Nasional yang dijadwalkan dimulai Rabu, 15 Oktober 2025.

Program ini disiapkan pemerintah untuk membuka ribuan peluang kerja bagi lulusan baru perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Sebanyak 451 perusahaan telah mendaftar sebagai penyelenggara dengan total 1.300 posisi magang untuk lebih dari 6.000 peserta.

Pada tahap awal, 20.000 lulusan baru akan mengikuti magang selama enam bulan, dari 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026. Jumlah ini diprediksi terus bertambah seiring meningkatnya minat lulusan muda.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Cris Kuntadi, menegaskan program ini dijalankan melalui kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia usaha.

Baca Juga :  Demo Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran Kepung DPR dan Monas, Hindari Kawasan Ini

“Magang Nasional merupakan bagian dari Paket Ekonomi 8+4+5 2025 yang diluncurkan Kemenko Perekonomian atas arahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Cris dikutip, Senin (6/10/2025).

Program ini menyasar lulusan D1 hingga S1 yang baru lulus maksimal satu tahun terakhir. Tujuannya, mengenalkan dunia kerja, meningkatkan kompetensi, dan memberi pengalaman langsung agar peserta siap bersaing di pasar tenaga kerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peserta Magang Nasional akan menerima uang saku setara Upah Minimum (UM) yang dibayarkan langsung oleh pemerintah melalui Bank Himbara.

Selain itu, peserta juga dilindungi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JM) yang sepenuhnya ditanggung pemerintah.

Baca Juga :  Sulit Cari Kerja, Banyak Orang Pilih Buka Usaha dengan Modal Minim dan Pengalaman Terbatas

Perusahaan peserta wajib menunjuk mentor dan memberikan laporan kemajuan magang setiap bulan kepada Kemnaker.

Kepala Barenbang Kemnaker, Anwar Sanusi, menjelaskan pendaftaran perusahaan dibuka 1–7 Oktober 2025, diikuti pendaftaran peserta 8–12 Oktober 2025, dan seleksi akhir 13–14 Oktober 2025. Pelaksanaan magang resmi dimulai 15 Oktober 2025.

“Semua proses dilakukan secara daring melalui akun SIAPKerja di laman maganghub.kemnaker.go.id,” jelas Anwar.

Data peserta akan disinkronkan dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) untuk memastikan kelayakan peserta.

Pemerintah juga terus menggandeng Kadin, Apindo, kawasan ekonomi khusus, dan BUMN guna memperluas partisipasi dunia industri. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota
Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi
Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru
Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam
Ledakan Misterius di Masjid Jember, Jamaah Berhamburan, Polisi Selidiki Penyebabnya
Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP
Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal
Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:22 WIB

Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:55 WIB

Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:29 WIB

Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:55 WIB

Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:35 WIB

Ledakan Misterius di Masjid Jember, Jamaah Berhamburan, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru