Pemerintah Resmi Batalkan Visa Atlet Israel, Tegas Ikuti Arahan Presiden Prabowo

Jumat, 10 Oktober 2025 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menjelaskan kesiapan 968 lokasi pidana kerja sosial sebagai implementasi KUHP Baru di Jakarta. (Posnews/Ist)

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menjelaskan kesiapan 968 lokasi pidana kerja sosial sebagai implementasi KUHP Baru di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Indonesia menegaskan seluruh visa delegasi Israel untuk ajang Artistic Gymnastics World Championship 2025 di Jakarta resmi dibatalkan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Langkah tegas ini diumumkan langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, Jumat (10/10/2025).

Agus menegaskan, pembatalan dilakukan atas permohonan resmi dari pihak penjamin, yaitu Federasi Gimnastik Indonesia (FGI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan permohonan dari penjamin, kami pastikan seluruh visa delegasi Israel telah dibatalkan,” ujar Agus di Jakarta.

Baca Juga :  Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Menurutnya, FGI telah mengajukan surat pembatalan visa melalui Surat Nomor 442/LTR-JAGOC2025-FGI/X/2025.

“Proses keimigrasian berlangsung transparan dan akuntabel. Pembatalan ini merupakan tindak lanjut resmi dari permohonan penjamin,” tegasnya.

Keikutsertaan atlet Israel di ajang senam artistik dunia memang menuai penolakan keras publik. Alasannya, masyarakat menolak kehadiran Israel karena isu kemanusiaan di Gaza yang terus memanas.

Sebelumnya, Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra juga menegaskan bahwa Pemerintah RI tidak akan memberikan visa bagi atlet Israel.

Baca Juga :  Uya Kuya Pulangkan Jenazah PMI Rifa Hamidah di Jember, Jawa Timur

“Keputusan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang tegas mendukung kemerdekaan Palestina,” ujar Yusril, Kamis (9/10).

Yusril juga mengingatkan, dalam pidatonya di PBB, Presiden Prabowo mengecam keras tindakan brutal Israel terhadap rakyat Palestina.

“Indonesia tidak akan menjalin kontak apa pun dengan Israel sebelum mereka mengakui kemerdekaan dan kedaulatan negara Palestina,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah
20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare
Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis
Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan
KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing
Jual Beli Data hingga Judol Meresahkan, Kapolri dan Menkomdigi Perkuat Kolaborasi
MUI Soroti Klaim Imam Mahdi di Bangkalan, Korban Rugi Rp1,3 Miliar
Musim Hujan Mundur hingga 30 Hari, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:08 WIB

20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing

Berita Terbaru