Pria di Klender Dikeroyok Usai Cekcok di Jalan, Polisi Selidiki Pelaku yang Masih Buron

Jumat, 17 Oktober 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga untuk selalu berhati-hati jika keluar malam hari apa lagi beraktifitasi di jalanan, bukan hanya rawan kecelakaan tapi juga potensi terjadi keributan.

Seperti yang terjadi di Pasar Klender, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, mendadak ricuh pada Rabu (15/10/2025) malam.

Seorang pria bernama Anugerah Agustino menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan brutal sekitar pukul 23.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa bermula ketika korban ditabrak bajaj yang diduga disewa oleh pelaku. Tidak terima, korban marah dan memprotes tindakan tersebut.

Baca Juga :  Pria Muda Tewas Terbakar di Parit Kebun Kol Pangalengan Bandung - Ditemukan Tanpa Busana

Keributan pun pecah hingga pelaku terbawa emosi dan langsung menganiaya korban secara bersama-sama. Warga sekitar segera melerai keduanya agar tidak terjadi aksi kekerasan lebih lanjut.

Namun, saat korban hendak pulang, pelaku kembali menghadangnya di sekitar rel kereta api Klender. Tanpa banyak bicara, pelaku menyerang korban dengan benda tajam, melukai telapak tangan kiri dan perut kanan korban.

Korban yang terluka segera melapor ke Polres Metro Jakarta Timur untuk meminta perlindungan dan menuntut keadilan. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Siap Terima Hasil Tes DNA, Kuasa Hukum Pastikan Legowo

Kepolisian menegaskan kasus ini ditangani oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Korban sudah kami terima laporannya. Kami masih mengidentifikasi pelaku dan memeriksa sejumlah saksi,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Insiden ini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di area padat aktivitas malam hari. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melapor bila melihat tindakan kekerasan serupa. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir
Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB