Apartemen Cisauk Disulap Jadi Pabrik Sabu, 2 Pelaku Raup Rp1 Miliar

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menunjukkan barang bukti sabu cair dan padat hasil penggerebekan pabrik sabu di apartemen Cisauk, Tangerang. Dok: BNN

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menunjukkan barang bukti sabu cair dan padat hasil penggerebekan pabrik sabu di apartemen Cisauk, Tangerang. Dok: BNN

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali membongkar pabrik sabu home industri di sebuah unit apartemen kawasan Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Dari lokasi petugas gabungan BNN RI bersama Bea Cukai mengamankan 2 pelaku berinisial IM dan DF

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menjelaskan, penggerebekan berawal dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas di unit apartemen tersebut, Jumat (17/10/2025) sore. Setelah penyelidikan selama satu bulan, petugas menemukan laboratorium narkoba tersembunyi di lantai 20.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami amankan dua pelaku. IM berperan sebagai peracik sabu, sedangkan DF menjadi marketing yang menjual hasil produksi secara online,” ungkap Suyudi di lokasi, Sabtu (18/10/2025).

Obat Asma Jadi Bahan Baku Sabu

Suyudi menuturkan, pelaku memanfaatkan obat asma sebagai bahan baku utama. Mereka mengekstrak 15.000 butir obat untuk mendapatkan ephedrine murni, bahan dasar pembuatan sabu.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah Berawan, Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang

Selain itu, petugas menyita 1,06 kilogram ephedrine, 1,5 liter aceton, 400 mililiter asam sulfat, dan 3,43 liter toluen.

“Modusnya, mereka membeli bahan kimia dan peralatan laboratorium secara daring, lalu meracik sabu di apartemen,” jelas Suyudi.

Petugas juga menemukan 209 gram sabu padat dan 319 mililiter sabu cair siap edar, beserta alat laboratorium seperti tabung reaksi, timbangan digital, dan panci pemanas.

Pantauan di lokasi menunjukkan, unit apartemen pelaku berukuran kecil dengan satu kamar dan dapur. Aroma bahan kimia tercium kuat dari dalam ruangan.

Untuk menyamarkan aktivitasnya, pelaku memasang exhaust buatan di kamar mandi agar bau kimia tidak menyebar.

Baca Juga :  Bareskrim Gerebek THM New Zone Medan, 34 Orang Diangkut Termasuk Owner dan Manajer

Suyudi menegaskan, jaringan ini telah beroperasi selama enam bulan dan mengantongi keuntungan hampir Rp1 miliar dari penjualan sabu secara online.

BNN Kejar Jaringan di Atasnya

Kini BNN menahan kedua pelaku dan menelusuri jaringan pemasok bahan kimia serta pembeli sabu yang terkait.

“Kami akan terus memburu jaringan di atasnya agar pabrik sabu rumahan seperti ini tak tumbuh di kawasan pemukiman,” tegas Suyudi.

Kedua pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2), Pasal 113 ayat (2), dan Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek: Cek Suhu & Potensi Hujan di Kotamu Sebelum Bepergian
Sering Jadi Arena Balap Liar, JLNT Antasari Ditutup Setiap Akhir Pekan
Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes
Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi
Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi
Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya
Sopir Sempat Tabrakkan Truk ke Tembok Kampus, 12 Orang Jadi Korban

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:31 WIB

Cuaca Jabodetabek: Cek Suhu & Potensi Hujan di Kotamu Sebelum Bepergian

Senin, 2 November 2026 - 20:13 WIB

Sering Jadi Arena Balap Liar, JLNT Antasari Ditutup Setiap Akhir Pekan

Senin, 2 November 2026 - 19:12 WIB

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan

Senin, 2 November 2026 - 17:31 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes

Senin, 2 November 2026 - 11:07 WIB

Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan

Senin, 2 Nov 2026 - 19:12 WIB