Sakit Hati Dihina Orang Tua, Pria di Simalungun Nekat Bakar Rumah Sendiri

Minggu, 19 Oktober 2025 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Kebakaran. (Ist)

Ilustrasi, Kebakaran. (Ist)

SIMALUNGUN, POSNEWS.CO.ID – Begini-lah jadinya jika seseorang sudah kebawa emosi berlebihan. Aksi gila dan sadis mengguncang warga Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Seorang pria bernama Jumadi Sirait (33) nekat membakar rumah orangtuanya sendiri di Huta VIII Bagot Puloan, Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Jumat (17/10/2025) malam.

Diduga, rasa sakit hati akibat ucapan orangtuanya memicu amarah pelaku hingga nekat melakukan aksi pembakaran brutal itu.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, saat warga dikejutkan kobaran api besar dari rumah korban. Api dengan cepat melalap bangunan kayu hingga rata dengan tanah, bahkan merembet ke rumah warga lain yang berada di sebelahnya.

Dendam Membara, Rumah Dibakar Hidup-hidup

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra menjelaskan, pelaku membakar rumah dengan cara menyiramkan bensin ke dinding rumah, lalu menyalakan api menggunakan korek.

Baca Juga :  Pramono Anung Sikat Perjalanan Dinas Tak Penting, Fokus Efisiensi Anggaran DKI Jakarta

“Dalam waktu singkat, pelaku Jumadi Sirait berhasil kami amankan dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif,” tegas Asmon, Minggu (19/10/2025).

Menurut penyelidikan awal, motif pembakaran dipicu rasa sakit hati. Pelaku mengaku tersinggung dengan perkataan orangtuanya kepada anaknya, yang juga cucu korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku membakar rumah karena dendam dan sakit hati terhadap ucapan korban. Api membesar cepat hingga rumah ludes terbakar,” jelas Asmon.

Api Menjalar ke Rumah Tetangga

Amukan api tidak hanya membakar rumah orangtua Jumadi. Petugas mencatat, satu rumah warga lain ikut terbakar akibat kobaran api yang menjalar ke sisi bangunan sebelahnya.

Baca Juga :  Karyawati Koperasi PNM Tewas Setengah Bugil di Pasangkayu, Pelaku Suami Nasabah

Beruntung, warga bergerak cepat membantu pemadaman sebelum api meluas ke permukiman lain.

Petugas kepolisian dan aparat pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pendinginan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Barang bukti berupa jeriken berisi sisa bensin dan korek api gas telah diamankan.

Kapolsek Asmon Bufitra menegaskan, penyidik masih mendalami motif dan kondisi kejiwaan pelaku.

“Pelaku sudah mengakui perbuatannya dan kami akan mendalami sejauh mana unsur perencanaan serta kondisi emosionalnya,” ungkap Asmon.

Kini, pelaku terancam hukuman berat sesuai Pasal 187 KUHP tentang pembakaran yang mengakibatkan kerugian besar.

Sementara itu, warga sekitar masih trauma dengan insiden mengerikan yang nyaris memakan korban jiwa itu. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB