400 Atlet Siap Berlaga di BK Muaythai Jawa Barat 2025, Semangat Bela Diri Membara di Bandung

Minggu, 19 Oktober 2025 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tine Yowargana alias Ting Ting dari DonTing Management di bawah Laskar Agung Kingdom (LAK) Galuh Pakuan. Dok: Posnews

Tine Yowargana alias Ting Ting dari DonTing Management di bawah Laskar Agung Kingdom (LAK) Galuh Pakuan. Dok: Posnews

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Sebanyak 400 atlet Muaythai dari berbagai kota dan kabupaten akan bertarung dalam Babak Kualifikasi (BK) Muaythai Provinsi Jawa Barat 2025 yang digelar 1–7 Desember 2025 di GOR Bulutangkis KONI Bandung, Jalan Jakarta No.18.

Ajang ini langsung jadi sorotan karena mencatat rekor peserta terbanyak dan menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap Muaythai yang terus meningkat setiap tahun.

“Pesertanya sampai 400 atlet. Ini bukti kalau animo masyarakat terhadap Muaythai luar biasa tinggi,” ujar Tine Yowargana alias Ting Ting dari DonTing Management di bawah Laskar Agung Kingdom (LAK) Galuh Pakuan, saat ditemui di Bandung, Sabtu (5/10/2025).

Bela Diri Jadi Gaya Hidup Disiplin

Tine, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Barat sekaligus Girang Harta LAK Galuh Pakuan, menegaskan bahwa meningkatnya peserta menunjukkan kesadaran baru masyarakat terhadap nilai positif bela diri.

Baca Juga :  Tren Cozy Hobbies Sebagai Pelarian dari Kecepatan Dunia Digital

“Dulu bela diri identik dengan kekerasan. Sekarang justru dipandang sebagai seni disiplin dan pengendalian diri,” ujarnya.

Menurutnya, Muaythai bukan sekadar adu pukulan, tapi latihan mental dan kendali emosi. “Petarung sejati itu tenang, fokus, dan punya mental baja. Bukan jagoan jalanan,” tegasnya.

Dari Ring ke Karier Profesional

Tine juga menyebut, banyak atlet Muaythai yang kini meniti karier di TNI dan Polri. “Kami terbiasa dengan latihan keras dan disiplin tinggi. Itu sebabnya banyak atlet diterima di instansi militer dan kepolisian,” ungkapnya.

DonTing Management, lanjutnya, berkomitmen mendampingi para atlet agar tak hanya berprestasi, tapi juga memiliki masa depan jelas.

“Kalau mereka bergabung ke TNI atau Polri, mereka jadi duta Muaythai dan membawa semangat bela diri ke level nasional,” tambah Tine.

Muaythai Jadi Pilar Mental Generasi Muda

Lebih jauh, Tine menilai Muaythai dapat menjadi pilar ketahanan mental generasi muda. “Ini bukan cuma kompetisi. Ini tentang mencetak manusia tangguh, disiplin, dan bermental juara,” tegasnya.

Ia optimistis Muaythai Jawa Barat akan terus melahirkan atlet berkelas dunia.

“Dari ring Bandung, semangat petarung muda mulai menyala. Kita siap bawa nama Indonesia ke level internasional,” pungkasnya penuh semangat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks
Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci
Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:05 WIB

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:58 WIB

Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:48 WIB

Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:40 WIB

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pedang bermata dua diplomasi. Melalui kacamata Liberalisme, sanksi ekonomi bukan lagi instrumen hukuman sederhana, melainkan penguji ketangguhan jaringan interdependensi global yang rumit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Feb 2026 - 20:05 WIB

Ilustrasi, Kembali ke alam. Tren busana Muslim tahun 2026 mengusung konsep kesederhanaan yang elegan melalui sentuhan warna bumi dan siluet minimalis yang mengutamakan kenyamanan fungsional. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:45 WIB

Ilustrasi, Pahlawan di balik kesunyian Maghrib. Saat mayoritas warga berkumpul di meja makan, sebagian orang justru harus teguh berdiri di garis depan demi pelayanan dan kemanusiaan. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 16:40 WIB