BMKG Peringatkan Waspada Potensi Banjir Rob di Jakarta hingga Cirebon

Minggu, 19 Oktober 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Banjir Rob Jakarta Utara. (Posnews/Kominfo)

Ilustrasi, Banjir Rob Jakarta Utara. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir atau rob yang berpotensi melanda sejumlah wilayah Indonesia hingga 4 November 2025.

Fenomena ini dipicu Fase Bulan Baru pada 21 Oktober 2025 yang dapat meningkatkan tinggi air laut secara signifikan.

BMKG menyebut, banjir rob bisa mengganggu aktivitas warga pesisir, seperti bongkar muat barang, tambak garam, hingga perikanan darat.

Baca Juga :  BMKG: Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan Disertai Petir pada Kamis 21 Agustus 2025

Lembaga itu mengimbau masyarakat tetap siaga dan memperhatikan informasi cuaca maritim terkini.

Warga juga diminta tidak memaksakan aktivitas di pesisir saat air laut pasang maksimum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta hingga Cirebon Berpotensi Terendam

BMKG mencatat, rob berisiko terjadi 22–28 Oktober 2025 di pesisir DKI Jakarta, meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru, hingga Muara Angke dan Penjaringan.

Sementara di Jawa Barat, potensi rob diprediksi terjadi 17–31 Oktober serta 4 November 2025 di Subang, Indramayu, dan Cirebon.

Baca Juga :  BNPB: 12 Rumah Tertimbun Longsor, 16 Rumah Lain di Zona Rawan Cilacap

BMKG Ingatkan Kesiapsiagaan

“Masyarakat perlu waspada terhadap potensi rob saat air laut pasang tertinggi,” tulis BMKG.

Warga diminta mengamankan barang penting dan menjaga keselamatan diri serta keluarga.

BMKG menegaskan akan memperbarui prakiraan pasang surut air laut dan cuaca maritim melalui kanal resminya.  (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov
Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir
Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan
LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:43 WIB

6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:31 WIB

Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Berita Terbaru