Banjir Tolitoli Mengerikan! Ratusan Rumah Tenggelam, Warga Dievakuasi Tengah Malam

Minggu, 26 Oktober 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Banjir. (Posnews/Istockphoto)

Ilustrasi, Banjir. (Posnews/Istockphoto)

TOLITOLI, POSNEWS.CO.ID — Cuaca ekstrem di sejumlah daerah hari ini membuat curah hujan sangat tinggi hingga mengakibatkan banjir besar.

Banjir besar tersebut melanda Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, usai hujan deras mengguyur wilayah itu sejak Jumat (24/10/2025) sore.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Air bah dari Sungai Lembe meluap hingga menenggelamkan ratusan rumah warga, bahkan ada yang nyaris rata dengan atap.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan sebanyak 171 rumah warga terdampak banjir tersebut.

Baca Juga :  Apakah Kecerdasan Buatan Bisa Memiliki Tanggung Jawab Moral?

“Air Sungai Lembe meluap dan sistem drainase di permukiman tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Ini menjadi pemicu utama banjir,” ujarnya, Minggu (26/10/2025).

Selain rumah warga, banjir juga merendam tiga sekolah, dua tempat ibadah, satu fasilitas kesehatan, dan satu akses jalan utama.

BPBD Tolitoli bersama aparat setempat segera turun tangan membersihkan material banjir dan mengevakuasi warga ke tempat aman.

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Akris Fattah Yunus, mengatakan tim reaksi cepat (TRC) dan Basarnas telah dikerahkan ke tiga kelurahan terdampak, yaitu Tuweley, Baru, dan Panasakan.

Baca Juga :  Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Natalius Pigai Desak Polisi Tangkap Pelaku

Evakuasi kami fokuskan di Tuweley dan Baru karena air sudah setinggi atap rumah warga,” tegasnya.

Menurut Akris, belum ada laporan korban jiwa, namun puluhan warga memilih mengungsi.

Genangan juga menutup Jalan Magamu, Jalan Veteran, Jalan Sultan Hasanudin, dan Jalan Usman Binol.

Hujan masih mengguyur dan ketinggian air di beberapa titik terus meningkat. Petugas tetap siaga penuh,” katanya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Janji Masuk SPKT Polres Banjarbaru, Polisi Gadungan Ditangkap usai Tipu Kekasih
Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Kapolda Riau Kirim 8 Tim ke Wilayah 3T
Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit
Balita 2 Tahun Diculik dan Diduga Dijadikan Jaminan Utang Arisan Online di Makassar
Jenazah Korban KKB Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI, Ditemukan di Jurang Kali Kolaf
MBG di SMKN 6 Semarang Diduga Sebabkan Keracunan 707 Orang, 9 Orang Dirawat
Grand Max Bawa BBM Terbakar di Tanjung Senang, Polisi Dalami Dugaan Pengecoran

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Janji Masuk SPKT Polres Banjarbaru, Polisi Gadungan Ditangkap usai Tipu Kekasih

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Kapolda Riau Kirim 8 Tim ke Wilayah 3T

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Balita 2 Tahun Diculik dan Diduga Dijadikan Jaminan Utang Arisan Online di Makassar

Berita Terbaru

Langkah taktis dua raksasa ekonomi. Intervensi gabungan otoritas keuangan Jepang dan Amerika Serikat mendongkrak nilai tukar yen hingga level 157 per dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mata Uang Yen Melesat Tajam Sentuh Level 157 Per Dolar

Minggu, 2 Agu 2026 - 06:18 WIB