Kapolri Bongkar Tren Baru Narkoba, Ketamine dan Etomidate Dipakai Lewat Vape

Rabu, 29 Oktober 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan. (Dok: Posnews/Ist)

Presiden Prabowo Subianto didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan. (Dok: Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Peredaran narkoba sudah sangat menghawatirkan di tengah-tengah masyarakat. Betapa mudahnya masyarakat mendapatkan barang haram tersebut yang kerap dikamuflase oleh pengedar dan bandar. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap tren baru penyalahgunaan narkoba yang bikin geger publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modusnya makin canggih dan berbahaya, karena pelaku kini memanfaatkan senyawa Ketamine dan Etomidate untuk mabuk tanpa terjerat hukum.

Menurut Kapolri, penyalahgunaan itu dilakukan dengan dua cara berbeda. Ketamine digunakan lewat cara dihirup melalui hidung, sedangkan Etomidate dicampur dengan liquid vape lalu dihisap menggunakan pods.

Baca Juga :  Bareskrim Sita 715 Gram Sabu dan 11.443 Butir Ekstasi, Pengendali Beraksi dari Penjara

“Kedua senyawa berbahaya tersebut belum diatur dalam produk hukum, sehingga penggunanya tidak bisa dipidana,” tegas Jenderal Sigit saat pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

Polri dan Kemenkes Bahas Celah Hukum

Menanggapi fenomena itu, Polri bergerak cepat. Sebagai bagian dari Komite Nasional Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor, Sigit menyebut pihaknya kini bekerja sama dengan Tim Akses Obat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Kerja sama tersebut bertujuan mencari terobosan hukum agar Ketamine dan Etomidate masuk daftar senyawa terlarang dalam revisi Undang-Undang Narkotika maupun Lampiran Permenkes terbaru.

Baca Juga :  Empat Polisi Diamankan di Kelab Malam Batam, Etomidate Jadi Barang Bukti

“Kami dorong agar kedua senyawa itu segera dikategorikan sebagai narkotika, sehingga bisa dikenakan sanksi pidana,” ujar Sigit.

Kapolri menegaskan, langkah hukum itu penting agar aparat bisa menindak penyalahgunaan Ketamine dan Etomidate yang kini marak di kalangan muda.

Ia menilai, tren ini sangat berbahaya karena efeknya mirip narkotika kelas berat, namun belum memiliki dasar hukum untuk penindakan.

“Dengan aturan baru nanti, pelaku penyalahgunaan kedua zat ini bisa dijerat pidana. Ini bagian dari upaya kita menyelamatkan generasi muda,” tutup Kapolri. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Janji Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden, Tiga Tersangka Ditahan
Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025
Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta
Dua Kali Tak Hadir, Nusron Wahid Segera Dipanggil Lagi oleh KPK
Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap
Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali
264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah
Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:26 WIB

Polri Janji Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden, Tiga Tersangka Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 21:11 WIB

Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025

Selasa, 3 November 2026 - 20:22 WIB

Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap

Selasa, 3 November 2026 - 18:47 WIB

Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali

Berita Terbaru

Aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi penolakan konser Andrea Bocelli di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta.

JABODETABEK

Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:40 WIB