Sejoli Karawang Lakban Mulut Bayi hingga Tewas, Polisi Tangkap Orang Tua Biologis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Bayi. (Net)

Ilustrasi, Bayi. (Net)

KARAWANG, POSNEWS.CO.ID — Biadap itu-lah gambaran yang dilakukan kedua orangtua ini. Mereka tega membunuh bayinya yang baru lahir untuk menutupi kelakuat bejatnya.

Kasus ini sempat membuat warga Kampung Kalenkupu, Desa Bojongsari, Tirtamulya, Karawang, geger dengan penemuan mayat bayi yang masih memerah, Sabtu (25/10/2025) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayi malang itu ditemukan dilakban mulutnya dan dibungkus ransel hitam, tepat di pinggir sawah.

Polisi cepat bergerak. Dari hasil penyelidikan, terungkap pelakunya adalah orang tua bayi sendiri, yakni Muhammad Ribqi Robani (20) dan Rohimah Dewi Layila (21).

Baca Juga :  Serangan Udara di Gaza dan Penembakan Remaja di Tepi Barat Picu Duka Mendalam

Keduanya belum menikah dan tega mengakhiri nyawa anaknya demi menutupi hubungan gelap mereka.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, menjelaskan:

“Setelah persalinan di rumah Rohimah, kedua pelaku melakban mulut bayi sehingga tidak bisa bernapas. Lalu mereka membungkus bayi dengan kain jarit batik biru, memasukkannya ke tas jinjing merah, lalu ransel hitam,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gempa Bekasi M4,7 Disusul 13 Kali Guncangan, Bangunan di Karawang Rusak

Polisi menyebut motif pembunuhan sadis ini karena malu terhadap lingkungan. Ribqi dan Rohimah ingin menyembunyikan aib hubungan mereka, hingga tega menghabisi nyawa bayi malang itu.

Kini, kedua pelaku sudah diamankan untuk pemeriksaan lanjutan. Polisi menegaskan akan menindak tegas sesuai hukum agar kasus ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat.

Warga sekitar masih shock dan geram. Kasus ini menjadi peringatan keras tentang bahaya kejahatan terhadap anak yang dilakukan orang terdekat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut
Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan
Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme

Berita Terbaru

Ilustrasi, Biaya Perang Iran melonjak hingga 47,1 miliar Dolar AS. Simak rincian pengeluaran amunisi Pentagon dan dampaknya pada Pemilu. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:42 WIB

Tabrakan kereta cepat RENFE dan IRYO di Toledo Spanyol menewaskan 68 orang. Simak kronologi kegagalan sinyal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:40 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi dan Kanselir Jerman Friedrich Merz sepakat bekerja sama amankan pasokan mineral kritis. Simak detail strategi de-risking kedua negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:32 WIB