Mayat Pria di Siak Dikubur Berterpal, Polisi Ungkap Luka Sadis di Kepala dan Leher

Kamis, 30 Oktober 2025 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi evakuasi mayat pria yang dikubur berterpal di kebun warga Siak. (Ist)

Polisi evakuasi mayat pria yang dikubur berterpal di kebun warga Siak. (Ist)

RIAU, POSNEWS.CO.ID – Mayat yang ditemukan dikubur pakai terpal di kebun warga di Kabupaten Siak, Riau dipastikan korban pembunuhan sadis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi mengungkap hasil autopsi pada korban Novrianto (39). Korban dipastikan tewas akibat kekerasan brutal dengan luka parah di kepala dan leher.

Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra menjelaskan korban mengalami multiple trauma.

“Korban tewas akibat kekerasan tajam jamak pada leher dan kepala,” ujar Eka, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga :  Tawuran Sadis Johar Baru: Korban Air Keras Terluka Parah, Pelaku Justru Tak Ditahan

Luka Brutal di Tubuh Korban

Hasil autopsi mengungkap tubuh korban sudah membusuk. Selain itu, korban mengalami:

  • Patah tulang kepala dan rahang
  • Patah tulang leher, belikat, dan punggung tangan kiri
  • Luka terbuka di kepala, wajah, leher, dada, dan lengan
  • Pembuluh darah besar leher putus
  • Robek otot leher dan selaput keras otak

Eka menegaskan korban diperkirakan tewas 48–72 jam sebelum diperiksa.

Terbongkar Karena Bau Amis

Kasus ini terungkap pada Selasa (28/10) saat saksi perempuan berinisial A (37) mencium bau amis mencurigakan di kebun rumahnya.

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-17 Catat Sejarah Manis di Piala Dunia, Nova Arianto: Ini Baru Awal

Saksi kemudian mencari sumber bau dan menemukan gundukan tanah baru. Saat menggali sedikit, ia melihat sepotong tangan manusia muncul dari tanah.

Kaget, saksi langsung menghubungi Polsek Tualang. Polisi dan warga kemudian menggali kuburan itu dan menemukan jasad pria dalam kondisi telanjang dibungkus terpal biru, penuh luka sadis. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Papua Tengah Darurat Pangan, TNI Terobos Medan Pegunungan Salurkan Bantuan
Janji Masuk SPKT Polres Banjarbaru, Polisi Gadungan Ditangkap usai Tipu Kekasih
Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Kapolda Riau Kirim 8 Tim ke Wilayah 3T
Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit
Balita 2 Tahun Diculik dan Diduga Dijadikan Jaminan Utang Arisan Online di Makassar
Jenazah Korban KKB Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI, Ditemukan di Jurang Kali Kolaf
MBG di SMKN 6 Semarang Diduga Sebabkan Keracunan 707 Orang, 9 Orang Dirawat

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Papua Tengah Darurat Pangan, TNI Terobos Medan Pegunungan Salurkan Bantuan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Janji Masuk SPKT Polres Banjarbaru, Polisi Gadungan Ditangkap usai Tipu Kekasih

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Kapolda Riau Kirim 8 Tim ke Wilayah 3T

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit

Berita Terbaru

Siasat baru pertahanan udara Ukraina. Zelenskyy mendesak Trump memediasi izin penggunaan jaringan Starlink untuk menggempur target di dalam wilayah Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Desak Trump Izinkan Akses Panduan Rudal

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:00 WIB

Eskalasi gempuran udara di ibu kota. Rusia menembakkan gelombang rudal balistik dan drone ke Kyiv, menewaskan tiga warga serta memicu ketidakpastian lisensi Patriot dari AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot

Minggu, 2 Agu 2026 - 09:00 WIB

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB