Kekerasan KKB di Papua, Warga Pendatang Disabet Senjata Tajam

Jumat, 31 Oktober 2025 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz mengamankan lokasi penganiayaan di Dekai, Yahukimo. (Polri)

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz mengamankan lokasi penganiayaan di Dekai, Yahukimo. (Polri)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID Aksi teror terus dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kepada warga. Kali ini kekerasan dilakukan terhadap warga pendatang di Kabupaten Yahukimo, Papua.

Kamis (30/10/2025) pukul 20.10 WIT, Jako, warga Sulawesi Selatan, Suku Selayar, disabet benda tajam di kiosnya di Jalan Baliem, Distrik Dekai.

Korban langsung dilarikan ke IGD RSUD Dekai karena luka serius. Informasi awal menyebutkan pelaku datang tiba-tiba, menyerang Jako tanpa alasan, lalu kabur.

Baca Juga :  Mulai 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Pakai Face Recognition - Ini Jadwal Lengkapnya

Aparat menduga serangan ini dilakukan simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo untuk memicu ketegangan dan instabilitas wilayah.

Menindaklanjuti kasus, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo bergerak cepat. Mereka mengamankan TKP, menyelidiki kejadian, dan memburu pelaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan, “Setiap kekerasan terhadap warga sipil akan ditindak tegas. Tim sudah turun untuk menangkap pelaku. Ancaman terhadap keselamatan masyarakat tidak boleh dibiarkan.”

Baca Juga :  Komandan KKB Lipet Sobolim Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Tegaskan Aksi Terukur

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, menambahkan, “Kami perkuat patroli dan sinergi dengan Polres Yahukimo. Aparat terus hadir melindungi warga asli Papua maupun pendatang.”

Satgas mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi isu belum terverifikasi, dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada aparat. Aparat menegaskan komitmennya menjaga ketertiban dan keamanan di Tanah Papua. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Hardiknas, Pengendara Hindari Kawasan Monas dan DPR, Polisi Kerahkan 3.545 Personel
Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi 11 Penumpang Kapal Pancing Bocor di Marunda
Dendam Asmara Berujung Penusukan di Depok, Tiga Pelaku Dibekuk
Tebing Longsor di Bogor, Masjid Nurul Hikmah Ambruk Terseret Arus Kali Cikaret
Sempat Buron, Dua Pelaku Penikam Pemuda di Gowa Menyerahkan Diri ke Polisi
Beasiswa Kemenag 2026: Ustaz dan Ustazah Bisa Kuliah Gratis Secara Online
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Diguyur Hujan – Surabaya Berawan Tebal
Pigai Soroti Pernyataan Amien Rais ke Prabowo, Singgung Dugaan Pelanggaran HAM

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 09:48 WIB

Demo Hardiknas, Pengendara Hindari Kawasan Monas dan DPR, Polisi Kerahkan 3.545 Personel

Senin, 4 Mei 2026 - 08:45 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi 11 Penumpang Kapal Pancing Bocor di Marunda

Senin, 4 Mei 2026 - 07:33 WIB

Dendam Asmara Berujung Penusukan di Depok, Tiga Pelaku Dibekuk

Senin, 4 Mei 2026 - 07:21 WIB

Tebing Longsor di Bogor, Masjid Nurul Hikmah Ambruk Terseret Arus Kali Cikaret

Senin, 4 Mei 2026 - 07:09 WIB

Sempat Buron, Dua Pelaku Penikam Pemuda di Gowa Menyerahkan Diri ke Polisi

Berita Terbaru