Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi, Diduga Gunakan Ekstasi dan Ganja

Jumat, 31 Oktober 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Artis Onadio Leonardo Ajukan Rehabilitasi Usai Positif Narkoba, Polisi Tunggu Asesmen BNN. (instagram)

Artis Onadio Leonardo Ajukan Rehabilitasi Usai Positif Narkoba, Polisi Tunggu Asesmen BNN. (instagram)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Sepandai-pandai menyimpan bangkai pasti akan tercium juga, begitu lah kalau kita menyimpan keburukan semua pasti akan terbongkar.

Polisi menangkap artis Leonardo Arya alias Onadio Leonardo bersama seorang wanita terkait kasus narkoba.  Penangkapan dilakukan di perumahan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Jumat (31/10/2025).

Onad ditangkap bersama seorang wanita berinisial B. Sementara satu orang lain diamankan di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Penipuan Trading Crypto Rp3 Miliar, Pelaku Cantik Ikut Diciduk

Aparat Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat masih melakukan pengembangan kasus.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan, barang bukti ekstasi yang diduga dikonsumsi Onad sudah habis digunakan.

“Berdasarkan pendalaman di lapangan, barang bukti ekstasi sudah habis karena diduga dipakai. Yang ditemukan hanya beberapa sisa ganja,” kata Ade Ary.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi menyita beberapa barang bukti, termasuk batang ganja, satu lembar vapir, satu plastik klip ganja, satu boks kecil, dan tiga HP.

Baca Juga :  Dukun Palsu Tipu Korban Miliaran, Polisi Ungkap Modus Ritual Penggandaan Uang

Ade Ary menambahkan, TKP pertama berada di Sunter, Jakarta Utara, sementara dua lainnya di Ciputat Timur.

Satresnarkoba masih mendalami keterlibatan pihak lain.

Penangkapan Onad kembali menegaskan komitmen aparat menindak tegas penyalahgunaan narkotika di dunia hiburan, meski kasus ini memperlihatkan tren penyalahgunaan narkoba di kalangan selebriti. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membedah Realisme Geopolitik dalam Perebutan Arktik 2026
Polisi Gugur Saat Operasi Ketupat 2026, Diduga Kelelahan Ekstrem
Lonjakan Arus Balik 2026, Kedatangan Penumpang KAI Tembus 51 Ribu per Hari
Melindungi Plasma Nutfah dari Biopiracy Internasional di Tahun 2026
Arus Balik Lebaran 2026: Ribuan Motor Padati Pelabuhan Bakauheni, Antrean Mengular
Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam
Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?
Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 17:14 WIB

Membedah Realisme Geopolitik dalam Perebutan Arktik 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 16:57 WIB

Polisi Gugur Saat Operasi Ketupat 2026, Diduga Kelelahan Ekstrem

Senin, 23 Maret 2026 - 16:30 WIB

Lonjakan Arus Balik 2026, Kedatangan Penumpang KAI Tembus 51 Ribu per Hari

Senin, 23 Maret 2026 - 16:21 WIB

Melindungi Plasma Nutfah dari Biopiracy Internasional di Tahun 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 16:14 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: Ribuan Motor Padati Pelabuhan Bakauheni, Antrean Mengular

Berita Terbaru

Ilustrasi, Perebutan garis depan terakhir. Mencairnya es di Kutub Utara membuka jalur perdagangan baru dan akses energi yang memicu persaingan militer antara Rusia, Amerika Serikat, dan Tiongkok. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Realisme Geopolitik dalam Perebutan Arktik 2026

Senin, 23 Mar 2026 - 17:14 WIB