Kasus Whip Pink Diperluas, Bareskrim Periksa Selebgram hingga Konsumen Ratusan Kali Beli

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Bongkar Kandungan Whip Pink, Semua Tabung Ternyata Murni Gas N2O.
(Posnews/Ist)

Polisi Bongkar Kandungan Whip Pink, Semua Tabung Ternyata Murni Gas N2O. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri memperluas penyidikan kasus pabrik dan peredaran gas nitrous oxide atau Whip Pink dengan memanggil sejumlah konsumen, termasuk seorang selebgram yang sempat viral di media sosial.

Penyidik memanggil selebgram berinisial ZNM untuk diperiksa sebagai saksi terkait dugaan penyalahgunaan gas tertawa atau ngebalon Whip Pink yang sempat beredar di Instagram.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan pemanggilan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus pabrik Whip Pink di Jakarta Utara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Subdit III akan memanggil beberapa konsumen pembeli tabung Whip Pink, termasuk influencer Instagram,” ujar Eko, Rabu (20/5/2026).

Dalam video yang sempat viral, ZNM terlihat menggunakan Whip Pink atau gas Nâ‚‚O yang dikenal sebagai gas tertawa.

Baca Juga :  Tiga Bandit Bersenpi Rampok SPBU Cibening, Ikat Petugas dan Gasak Uang di Brankas

Polisi menegaskan selebgram tersebut telah membeli dan menggunakan produk gas tersebut sehingga perlu dimintai keterangan lebih lanjut.

“Yang bersangkutan membeli dan menggunakan gas N₂O Whip Pink dan sempat viral di media sosial,” jelas Eko.

Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pada Jumat (22/5/2026), bersamaan dengan pemanggilan sejumlah konsumen lain.

Konsumen Beli Ratusan Kali

Selain selebgram, penyidik juga memeriksa beberapa konsumen lain yang diduga membeli Whip Pink dalam jumlah besar.

Salah satu di antaranya bahkan tercatat melakukan pembelian hingga ratusan kali, sehingga penyidik mendalami motif dan pola penggunaannya.

Berikut daftar konsumen yang dipanggil:

  • RV (29), Jakarta Utara
  • AM (29), Tangerang
  • CD (29), Jakarta
  • APG (21), Jakarta
  • Pabrik Whip Pink Digerebek
Baca Juga :  Polri Ajukan Red Notice Jurist Tan ke Interpol Lyon, Kasus Chromebook Rp3,7 Triliun

Kasus ini berawal dari penggerebekan pabrik gas nitrous oxide Whip Pink di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 13 April 2026.

Tim Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menyita ratusan tabung gas siap edar dalam operasi tersebut.

Polisi menggerebek dua lokasi, yakni ruko di Gang Mantri Kemayoran dan gudang di Jalan Rajawali Selatan Raya, Pademangan, Jakarta Utara.

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita ratusan tabung Whip Pink yang pelaku edarkan secara ilegal dan mereka salahgunakan sebagai gas tertawa di kalangan anak muda.

Penyidik kini masih mengembangkan kasus untuk menelusuri jaringan distribusi serta pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran gas tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:23 WIB

CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri

Berita Terbaru

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB

Ilustrasi, panas terik. (Posnews/Net)

JABODETABEK

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:12 WIB