Ledakan Tabung Gas di Penjaringan Jakut, 4 Pria Alami Luka Bakar

Minggu, 2 November 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Ledakan tabung gas terjadi di Jalan Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (1/11/2025), menyebabkan empat pria luka bakar dan kontrakan rusak. (Ist)

Ilustrasi, Ledakan tabung gas terjadi di Jalan Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (1/11/2025), menyebabkan empat pria luka bakar dan kontrakan rusak. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Warga kembali mendapat peringatan keras soal bahaya tabung gas bocor di ruangan tanpa ventilasi. Gas yang terperangkap tanpa saluran udara bisa memicu kebakaran hingga ledakan dahsyat.

Peristiwa mengerikan ini terjadi di Jalan Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (1/11/2025) pukul 19.00 WIB. Sebuah tabung gas meledak di sebuah kontrakan dan membakar empat pria. Mereka kini terkapar menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut saksi mata, Siam Ade Marsianto, insiden bermula ketika Ujang Yusa mengganti tabung gas. Tiba-tiba tercium kebocoran. Hasanudin kemudian mencoba merendam tabung gas ke ember berisi air.

Baca Juga :  Rokok Elektrik Berisi Etomidate, Jaringan Narkoba Lintas Negara Dibongkar Polisi

Namun, gas telanjur menyebar ke sekitar ruangan. Percikan arus listrik langsung menyambar gas tersebut. Seketika ledakan keras mengguncang kontrakan dan api menyambar tubuh para korban serta kamar kontrakan hingga terbakar hebat.

Empat korban luka bakar itu yakni:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Ujang Yusa
  • Hasanudin
  • Nanang

Aan

Warga segera melarikan para korban ke RS Cengkareng, dan tim medis kini menangani luka bakar mereka secara intensif.

Baca Juga :  Komnas HAM Soroti Pembatasan Informasi Saat Demo DPR, Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob

Sementara itu, Polsek Penjaringan bergerak cepat melakukan olah TKP, memeriksa sumber ledakan, dan mengamankan area agar tidak terjadi kebakaran susulan.

“Kami imbau warga ekstra hati-hati saat mengganti tabung gas. Pastikan tidak ada kebocoran dan jauhkan dari sumber listrik,” tegas petugas Sektor Penjaringan.

Kini, warga sekitar diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebocoran gas serta rutin memeriksa peralatan rumah tangga berbahan bakar gas guna mencegah tragedi serupa. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Pastikan Kasus Oknum Brimob Aniaya Pelajar di Maluku Diproses Transparan
Perampok Bersenpi Gasak Rp 800 Juta di Tubaba Ditangkap, Otak dan Eksekutor Dibekuk
Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks
Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci
Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kapolri Pastikan Kasus Oknum Brimob Aniaya Pelajar di Maluku Diproses Transparan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:11 WIB

Perampok Bersenpi Gasak Rp 800 Juta di Tubaba Ditangkap, Otak dan Eksekutor Dibekuk

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:05 WIB

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:58 WIB

Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:48 WIB

Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pedang bermata dua diplomasi. Melalui kacamata Liberalisme, sanksi ekonomi bukan lagi instrumen hukuman sederhana, melainkan penguji ketangguhan jaringan interdependensi global yang rumit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Feb 2026 - 20:05 WIB