Jadwal dan cara menerima bantuan beras 20 kg untuk KPM Agustus 2025

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program bantuan beras 20 kg untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) digulirkan pemerintah pada Agustus 2025

Program bantuan beras 20 kg untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) digulirkan pemerintah pada Agustus 2025

JAKARTA, ONLINEWS.CO.DI – Pemerintah kembali mengulirkan program bantuan beras 20 kg untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Agustus 2025.

Badan Pangan Nasional dan Kementerian Sosial mengkoordinasikan kebijakan nasional untuk menyalurkan bantuan beras kepada jutaan keluarga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna meringankan beban ekonomi akibat fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Pemerintah menyalurkan bantuan ini sebagai bagian dari program cadangan pangan pemerintah (CPP) sejak awal tahun 2025 secara bertahap.

Di bulan Agustus ini, penyaluran masuk tahap lanjutan yang menyasar seluruh KPM aktif dengan total jatah 20 kg beras kualitas medium per keluarga.

Target Penerima Bantuan Beras

Pemerintah menetapkan target penerima bantuan beras berdasarkan kriteria sosial dan ekonomi tertentu yang tercatat dalam sistem DTSEN. Sasaran utamanya meliputi:

Keluarga miskin dan rentan miskin
Penerima aktif bantuan PKH dan BPNT
Lansia tunggal dan penyandang disabilitas yang tidak memiliki penghasilan tetap
Masyarakat terdampak kenaikan harga bahan pokok

Baca Juga :  Kemensos dan HAM Percepat Rehabilitasi Korban Unjuk Rasa, Santunan hingga Dukungan Psikososial

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah dan kelurahan melakukan seleksi penerima berdasarkan data terbaru untuk menentukan penerima aktif yang memenuhi syarat.

Jadwal Penyaluran:

– Distribusi bantuan dimulai pada minggu pertama Agustus dan berlangsung hingga akhir bulan.
– Jadwal lengkap disesuaikan dengan wilayah masing-masing dan diinformasikan melalui surat undangan dari pemerintah kelurahan atau RT/RW setempat.
– Penyaluran lanjutan ke seluruh daerah akan dilakukan hingga Agustus 2025, dengan batas akhir penyaluran semua bantuan beras 20 kg pada 23 Agustus 2025.

Cara Menerima Bantuan Beras 20 Kg:

1. Verifikasi Penerima: Pastikan Anda terdaftar sebagai penerima aktif di DTSEN. Status bisa dicek melalui NIK dan KK secara online di situs (tautan tidak tersedia) atau aplikasi Cek Bansos Kemensos.
2. Datang Sesuai Jadwal: Bawa KTP dan Kartu Keluarga (asli atau fotokopi) ke lokasi penyaluran sesuai jadwal. Wajib hadir sendiri kecuali dalam kondisi khusus (lansia, disabilitas).

Baca Juga :  Mulai 15 April 2026, Jalur 6-8 Stasiun Bogor Ditutup - Ini Dampaknya ke Jadwal KRL

3. Proses Serah Terima: Petugas meminta penerima menandatangani daftar penerimaan atau melakukan verifikasi secara digital.
4. Layanan Antar: Petugas Pos atau kelurahan melakukan distribusi langsung ke rumah untuk wilayah terpencil atau penerima dengan keterbatasan mobilitas.

Tips:

– Pastikan data identitas lengkap dan benar, terutama NIK, nama, dan alamat domisili.
– Cek kesesuaian data Anda antara Dukcapil dan DTKS, karena ketidaksesuaian bisa menyebabkan data tidak muncul di sistem bansos.
– Simpan undangan resmi dari desa atau dari pihak Pos Indonesia sebagai bukti saat mengambil bantuan.

Kriteria Penerima:

– Warga Negara Indonesia (WNI) dengan e-KTP aktif.
– Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau DTSEN sebagai warga miskin atau rentan miskin.
– Merupakan peserta aktif dalam program BPNT atau PKH.
– Tidak sedang menerima bantuan sosial lain secara bersamaan dari pemerintah.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB