Preman Ciputat Mau Bacok Pedagang Ditangkap Lagi di Bogor, Baru 9 Bulan Bebas

Selasa, 4 November 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menangkap preman Ciputat yang hendak membacok pedagang di Pasar Jombang Tangsel. (Ist)

Polisi menangkap preman Ciputat yang hendak membacok pedagang di Pasar Jombang Tangsel. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Aksi premanisme di Ciputat, Tangerang Selatan yang selama ini kerap meresahkan pedagang, akhirnya jadi seperti ayam sayur. 

Polisi meringkus Dhika Herlangga alias Aldo, preman yang nekat memalak dan mencoba membacok pedagang ayam di Pasar Jombang, usai ia kabur ke Bogor.

Pelarian Aldo terhenti di Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (4/11/2025). Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuknya di pinggir jalan.

Pelaku berhasil ditangkap di Babakan Madang, Bogor,” tegas Kasubdit Jatanras AKBP Abdul Rahim.

Baca Juga :  Misteri Mayat Berselimut di Kos Pondok Gede Terbongkar, Dua Pelaku Diciduk

Menariknya, ini bukan pertama kali Aldo berurusan dengan polisi. Preman ini baru sembilan bulan bebas setelah kasus pemalakan dan pengrusakan konter HP di Ciputat pada Januari 2025. Rupanya, kebiasaan memalak belum kapok!

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditangkap Dramatis di Jalan

Saat ditangkap, Aldo memakai hoodie, topi hitam, dan masker. Polisi langsung membekuknya dan memasang borgol cable ties. Peralatan menyamar? Ambyar.

Petugas menyita barang bukti berupa:

  • Pisau daging
  • Pakaian pelaku
  • Telepon genggam

Aldo diketahui merusak lapak pedagang dan menyebabkan kerugian hingga Rp1,2 juta sebelum kabur.

Baca Juga :  Kenapa Budaya Korea Bisa Mendunia? Pelajaran Berharga dari Kekuatan ‘Soft Power’

Dalam kasus sebelumnya, Aldo memalak pedagang dengan dalih uang keamanan. Jika tak diberi? Ia ngamuk dan melempar barang. Aksinya bahkan sempat viral.

Kali ini, setelah merusak lapak ayam dan mengancam bacok, ia mencoba melarikan diri. Namun, polisi bergerak cepat dan akhirnya kembali menangkapnya. “Kami langsung bergerak cepat untuk menangkapnya.”

Aldo kini meringkuk di Polda Metro Jaya untuk proses hukum lebih lanjut. Warga berharap pelaku premanisme seperti ini mendapat hukuman setimpal dan tidak kembali bikin resah. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB