Kantor Ekspedisi di Tangerang Ditembak OTK Tengah Malam, Ini Fakta Terbarunya

Rabu, 5 November 2025 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID — Dini hari aksi teror senjata api menggegerkan Kabupaten Tangerang. Suara letusan senjata api membuat petugas keamanan yang berjaga di lokasi panik.

Seorang pria misterius melepaskan tembakan ke kantor ekspedisi di kawasan Citra Raya, Panongan, Minggu (2/11/2025).

Pelaku datang dengan motor bersama rekannya. Saat petugas keamanan mendekat untuk mengecek, pelaku langsung kabur sambil menembakkan pistol ke arah saksi.

Peluru itu menghantam kaca kantor sebelum para pelaku melesat pergi. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam insiden sadis tersebut. Namun, suara tembakan sempat membuat warga panik.

Baca Juga :  KKB Tembak Mati Pekerja Jalan, Aksi Brutal Ganggu Proyek di Papua

Polisi bergerak cepat. Tim mendatangi TKP, menemukan lubang tembakan di kaca pintu dan proyektil senjata api, diduga dari senjata rakitan. Rekaman CCTV juga telah diamankan.

“Identitas pelaku sudah kami kantongi. Tim mengejar mereka di lapangan,” tegas Kanit Reskrim Polsek Panongan, Iptu M Dandi Agus Darmawan, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Hujan Petir Landa Jabodetabek hingga 26 Desember 2025

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut polisi, komplotan ini diduga spesialis curanmor bersenjata dan disebut telah beraksi berulang kali di wilayah Panongan dan Cikupa.

“Saksi melihat pelaku naik motor lalu tiba-tiba menembak. Untungnya tidak ada korban,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.

Saat ini aktivitas kantor ekspedisi berjalan normal. Polisi memastikan kondisi tetap kondusif, namun warga diminta waspada. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran
Hery Susanto Resmi Ditahan Kejagung, Terseret Kasus Korupsi Nikel Rp1,5 Miliar
Bagaimana Perang Iran Memperkokoh Hegemoni Energi Hijau Tiongkok
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba via Ojol, Lab Vape Etomidate di Jaktim Digerebek
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Langsung Diborgol Kejagung Tersandung Kasus
Sidang Perdana Aktivis Andrie Yunus Digelar 29 April 2026, Publik Soroti Proses Hukum
IEA, IMF, dan Bank Dunia Peringatkan Dampak Destruktif Perang Iran terhadap Ekonomi Dunia
Israel-Lebanon Mulai Negosiasi Langsung Perdana Sejak 1993

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:21 WIB

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Kamis, 16 April 2026 - 14:31 WIB

Hery Susanto Resmi Ditahan Kejagung, Terseret Kasus Korupsi Nikel Rp1,5 Miliar

Kamis, 16 April 2026 - 14:13 WIB

Bagaimana Perang Iran Memperkokoh Hegemoni Energi Hijau Tiongkok

Kamis, 16 April 2026 - 14:02 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba via Ojol, Lab Vape Etomidate di Jaktim Digerebek

Kamis, 16 April 2026 - 13:34 WIB

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Langsung Diborgol Kejagung Tersandung Kasus

Berita Terbaru

Mencari kesatuan ekonomi. Para pemimpin keuangan G7 berkumpul di Washington guna menghadapi lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok global akibat blokade Selat Hormuz yang masih berlanjut di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:21 WIB

Validasi strategi Beijing. Kelumpuhan Selat Hormuz mempercepat transisi energi global ke arah teknologi bersih, memosisikan Tiongkok sebagai penguasa tunggal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bagaimana Perang Iran Memperkokoh Hegemoni Energi Hijau Tiongkok

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:13 WIB