Polisi Gadungan Bikin Heboh Penjaringan, Gasak Motor Ojol Pakai KTA Palsu

Kamis, 6 November 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi gadungan Dandi Maulana ditangkap di Penjaringan Jakarta Utara setelah curi motor ojol. (Ist)

Polisi gadungan Dandi Maulana ditangkap di Penjaringan Jakarta Utara setelah curi motor ojol. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Banyak modus pelaku kejahatan saat beraksi. Warga diminta waspada pada siapa pun yang baru dikenal, termasuk jika mengaku petugas kepolisian.

Seperti yang dilakukan pria bernama Dandi Maulana (25) ini yang bikin geger warga Penjaringan, Jakarta Utara. Ia nekad berpura-pura jadi polisi lalu membawa kabur motor pengemudi ojek online (ojol).

Modusnya licin ia memanfaatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri palsu untuk menipu korbannya. Modus ini ternyata sukses dimana 4 kali beraksi berjalan mulus.

Dalam foto yang diterima redaksi Posnews.co.id, Kamis (7/11/2025), Dandi tampak mengenakan jaket hitam dan berpose tenang, seolah tanpa rasa bersalah.

Baca Juga :  Ribuan Lampu PJU Dipasang di Jakut, Bina Marga Klaim Melebihi Target - Warga Nilai Belum Merata

Bahkan saat difoto di kantor polisi, ia terlihat mengenakan kemeja putih dan dasi merah, mirip aparat sungguhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya membeberkan, Dandi ternyata sudah empat kali melakukan aksi serupa di wilayah Penjaringan.

Dua dari empat motor hasil curian itu sudah ia jual ke seseorang berinisial F. Pelaku mengaku menjual dua unit motor curian kepada F, yang kini kami tetapkan sebagai DPO,” jelas AKBP Agus.

Polisi kini memburu penadah F yang membantu pelaku memasarkan hasil curian. Sementara itu, Dandi dan barang bukti telah diamankan di Polsek Metro Penjaringan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Anggota Polri Dibacok Geng Motor Saat Cegah Tawuran di Kota Bogor

Polisi Imbau Warga Tetap Waspada

Kasus ini membuka mata banyak pihak bahwa modus polisi gadungan masih marak di Jakarta. Karena itu, AKBP Agus mengingatkan warga agar tidak mudah percaya pada siapa pun yang mengaku aparat.

Kalau ada yang mencurigakan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat,” tegasnya.

Kini Dandi harus menanggung akibat perbuatannya. Ia dijerat dengan pasal penggelapan dan pemalsuan identitas dengan ancaman hukuman berat.

Dengan tertangkapnya Dandi, Polsek Metro Penjaringan menegaskan tak akan memberi ruang bagi penipuan berkedok aparat hukum. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks
Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci
Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:05 WIB

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:58 WIB

Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:48 WIB

Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:40 WIB

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pedang bermata dua diplomasi. Melalui kacamata Liberalisme, sanksi ekonomi bukan lagi instrumen hukuman sederhana, melainkan penguji ketangguhan jaringan interdependensi global yang rumit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Feb 2026 - 20:05 WIB

Ilustrasi, Kembali ke alam. Tren busana Muslim tahun 2026 mengusung konsep kesederhanaan yang elegan melalui sentuhan warna bumi dan siluet minimalis yang mengutamakan kenyamanan fungsional. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:45 WIB

Ilustrasi, Pahlawan di balik kesunyian Maghrib. Saat mayoritas warga berkumpul di meja makan, sebagian orang justru harus teguh berdiri di garis depan demi pelayanan dan kemanusiaan. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 16:40 WIB