Nova Arianto Puas Meski Garuda Muda Kalah 0-4 dari Brasil di Piala Dunia U-17 2025

Sabtu, 8 November 2025 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Indonesia U-17 kalah 0-4 dari Brasil di Piala Dunia U-17 2025. (PSSI)

Timnas Indonesia U-17 kalah 0-4 dari Brasil di Piala Dunia U-17 2025. (PSSI)

DOHA, POSNEWS.CO.ID — Kekalahan dari Brasil 0-4 bukan akhir segalanya. Timnas Indonesia U-17 masih punya peluang lolos ke babak gugur Piala Dunia U-17 2025 sebagai salah satu dari delapan tim peringkat tiga terbaik.

Laga terakhir kontra Honduras U-17 akan menjadi penentu nasib Garuda Muda, yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Senin (10/11/2025) pukul 21.45 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami masih punya satu pertandingan lagi. Semua pemain harus berjuang mati-matian dan ambil tiga poin demi membuka peluang lolos ke fase selanjutnya,” tegas Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto penuh semangat.

Baca Juga :  Armada AS Kepung Iran, Komandan IRGC: Jari Kami Sudah di Pelatuk

Garuda Muda kalah 0-4 dari Brasil U-17, namun Nova Arianto tetap mengapresiasi perjuangan timnya di laga kedua Grup H Piala Dunia U-17 2025.

Ia menyebut performa Garuda Muda semakin matang dan menunjukkan perkembangan positif di lapangan.

Pertandingan sengit itu digelar di Lapangan 7 Aspire Zone, Doha, Qatar, Jumat malam (7/11/2025) waktu Indonesia Barat.

Brasil tampil trengginas dengan empat gol tanpa balas lewat Luis Guedes, Putu Panji (bunuh diri), Felipe Morais, dan Ruan Pablo.

Meski menelan kekalahan kedua setelah sebelumnya takluk 1-3 dari Zambia U-17, Nova menegaskan timnya tidak patah semangat. Ia menilai performa Garuda Asia jauh lebih baik dibanding laga pertama.

Baca Juga :  Rem Blong Picu Kecelakaan Maut 9 Kendaraan di Tol Cipularang KM 111, 1 Tewas 5 Luka

“Saya cukup senang dengan kerja keras pemain hari ini. Mereka tampil lebih baik dari pertandingan melawan Zambia,” ujar Nova usai laga, Sabtu (8/11/2025).

Nova mengakui Brasil tim kuat, tapi laga itu memberi banyak pelajaran berharga bagi pemain muda Indonesia.

Lawan yang kami hadapi sangat kuat, tapi anak-anak bisa bermain disiplin dan berani menekan. Saya ingin mereka terus mempertahankan semangat ini,” tambah pelatih berusia 46 tahun itu. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick di Piala AFF 2026
Lionel Messi Tiba di Rosario Pasca-Kekalahan Final Piala Dunia
Spanyol Tekuk Argentina 1-0, La Roja Juara Dunia 2026
Madonna, BTS, dan Shakira Guncang Halftime Show Piala Dunia
Inggris Tekuk Prancis 6-4 Rebut Tempat Ketiga
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Pramono Anung Dukung Argentina Juara Piala Dunia 2026, Siap Nobar di JIS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 23:03 WIB

Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick di Piala AFF 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:58 WIB

Lionel Messi Tiba di Rosario Pasca-Kekalahan Final Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 06:34 WIB

Spanyol Tekuk Argentina 1-0, La Roja Juara Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 05:28 WIB

Madonna, BTS, dan Shakira Guncang Halftime Show Piala Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:25 WIB

Inggris Tekuk Prancis 6-4 Rebut Tempat Ketiga

Berita Terbaru

Serangan drone massal Ukraina menghantam sejumlah wilayah Rusia, merusak fasilitas gudang Wildberries, dan menewaskan sedikitnya delapan orang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:08 WIB

Perusahaan Habita Inc. meminta maaf usai menyuruh dua karyawannya kembali ke dalam Mal Aeon Kashima pasca gempa Kumamoto hingga tewas akibat ledakan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Australia memperingatkan potensi lonjakan penyebaran wabah flu burung H5N1 setelah menemukan kasus kematian massal pertama. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:24 WIB