Cekcok Berujung Maut di Condet, Satu Tewas dan Satu Luka Tikam – Polisi Dalami Motif

Selasa, 18 November 2025 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Senjata Tajam. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Senjata Tajam. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Keributan akibat cekcok mulut kerap memicu emosi tak terkendali hingga mendorong seseorang melakukan aksi nekat yang bisa merenggut nyawa.

Inilah yang terjadi di Jakarta Timur. Pembunuhan sadis sempat menggemparkan warga Jalan Raya Condet pada Senin (17/11/2025) malam. Akibatnya, insiden berdarah itu menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan membenarkan peristiwa tersebut. “Iya betul, ada dugaan pembunuhan. Korban ada dua,” ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabodetabek 9–11 September 2025: Hujan Ringan hingga Lebat, Warga Bogor Waspada

Sementara itu, Kapolsek Kramat Jati AKP Pesta Hasiholan Siahaan menjelaskan bahwa aksi brutal itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Ia menyebut korban berinisial M tewas setelah pelaku menikam lehernya, sedangkan korban A mengalami luka tusuk di punggung.

“Luka tusuk di leher sebelah kiri. Korban A luka di punggung sebelah kanan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, penyelidikan awal mengungkap bahwa kasus ini dipicu percekcokan mulut antara pelaku dan korban.

“Korban itu bukan orang situ, orang luar. Diduga pelaku ngekos di daerah Jalan Raya Condet. Untuk sementara hanya cekcok mulut, belum bisa kita simpulkan,” katanya.

Baca Juga :  Perampokan Brutal dan Sadis di Cakung, Pemuda Dibacok - Teman Wanita Diculik

Tak berhenti di situ, polisi bergerak cepat dan menangkap terduga pelaku berinisial R. Polisi sudah mengamankan pelaku di Polres Metro Jakarta Timur dan kini memeriksanya lebih lanjut.

“Korban luka dibawa ke Kramat Jati, dan satu korban dinyatakan meninggal dunia. Kami masih melakukan proses penyelidikan,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB