Modus Ban Kempes di Cikarang, Pencuri Gondol Uang PT Adiku Rp 156 Juta

Jumat, 21 November 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pencuri modus ban kempes. (Posnews/Net)

Ilustrasi, Pencuri modus ban kempes. (Posnews/Net)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Waspada aksi pencurian uang nasabah bank kembali marak di kawasan Cikarang Utara, Bekasi. Ada baiknya perusahaan yang hendak mengambil atau menyetor uang ke bank minta bantuan pengawalan kepolisian.

Peristiwa ini terjadi, pada Rabu (19/11/2025) pukul 11.40 WIB. Uang milik PT Adiku senilai Rp 156.182.000 raib digondol pencuri saat mobil yang membawa uang itu berhenti karena ban dibuat kempes di Jl. Industri Utara 2 No.22, Mekarmukti, Cikarang Utara, Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian bermula ketika Saksi Winarni dan Hadi Sukirno mengambil uang perusahaan di Bank Permata Jababeka I, lalu melanjutkan pengambilan uang tambahan di Bank BCA Metro Jababeka II. Total uang yang mereka bawa mencapai Rp 156.182.000.

Baca Juga :  Ustaz Palsu Perkosa Anak Angkat dan Keponakan, Terancam 15 Tahun Penjara

Saat keduanya menuju kantor PT Adiku, tiba-tiba sebuah mobil box memberi tahu bahwa ban belakang kiri mobil mereka kempes. Karena panik, saksi Hadi menghentikan kendaraan di pinggir jalan.

Saat Ganti Ban Pintu Tak di Kunci

Saksi Hadi kemudian menurunkan ban serep. Sementara itu, saksi Winarni turun sebentar untuk mengambil dongkrak di bawah jok. Selanjutnya, pengemudi menutup pintu depan, tetapi ia tidak mengunci mobil karena fokus mengganti ban.

“Pintu depan ditutup, tapi mobil tidak dikunci karena kami fokus ganti ban.”

Tanpa disadari, seseorang membuka pintu mobil dari sisi pengemudi. Saksi Winarni tidak mendengar suara pintu terbuka maupun tertutup.

Baca Juga :  Polri All Out Cari Korban Longsor Cilacap, Kerahkan K9 dan 155 Personel

Begitu ban serep terpasang, saksi kembali ke mobil dan kaget bukan main. Uang ratusan juta yang disimpan di bawah alas kaki dalam kabin mobil telah hilang digondol pencuri.

Modus yang digunakan pelaku diduga modus ban kempes terencana, di mana pelaku sengaja membuat ban bocor atau memanfaatkan momen berhenti untuk mencuri.

Kasus ini langsung dilaporkan ke Polres Metro Bekasi.

Saksi Djoko Tri Joko ikut memberikan keterangan tambahan.

Penyidik kini mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi dan menelusuri mobil box yang pertama kali memberi informasi ban kempes.

Polisi menduga pelaku sudah mengikuti korban sejak dari bank dan memanfaatkan kelengahan korban saat berhenti. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar
Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen
Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Etomidate dalam Botol Obat Batuk dan Sabu di Rambut Terbongkar di Rutan Salemba
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin
Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:34 WIB

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:14 WIB

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45 WIB

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:44 WIB

Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk

Berita Terbaru

Ilustasi, Taktik baru perang informasi. Biro Keamanan Nasional Taiwan meluncurkan situs pelaporan khusus guna memikat warga Tiongkok yang kecewa pada sistem pemerintahan Beijing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:14 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB