Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Awan Tebal Menggantung, Hujan Berpotensi Meluas

Minggu, 23 November 2025 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, awan tebal menyelimuti kawasan Jakarta dan sekitarnya saat BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga hujan ringan di wilayah Jabodetabek pada Minggu 31 Mei 2026.
(Posnews/Ist)

Ilustrasi, awan tebal menyelimuti kawasan Jakarta dan sekitarnya saat BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga hujan ringan di wilayah Jabodetabek pada Minggu 31 Mei 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca Jabodetabek untuk 23 November 2025, dan hasilnya cukup mengkhawatirkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cuaca diprediksi didominasi awan tebal serta hujan ringan hingga sedang sepanjang hari. Karena itu, warga diminta lebih waspada, terlebih potensi kilat dan angin kencang bisa muncul dari siang hingga sore.

Pagi Berawan Tebal, Lalu Siang Diguyur Hujan

Sejak pagi, langit Jabodetabek diselimuti awan tebal, menandakan cuaca muram sejak awal hari.

Namun, kondisi mulai berubah menjelang siang, ketika hujan ringan diperkirakan turun di sejumlah wilayah, seperti Jakarta Utara, Jakarta Barat, Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten dan Kota Tangerang, Tangerang Selatan, hingga Kota Bogor.

Baca Juga :  Fortuner Hantam Dua Motor di Kemang Bogor, Satu Pengendara Tewas di Tempat

Di saat hujan ringan mulai mengguyur wilayah tersebut, BMKG juga mencatat cuaca yang lebih berat di titik lain. Secara bersamaan, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kabupaten Bogor justru diguyur hujan intensitas sedang, membuat kawasan ini masuk kategori rawan.

Memasuki siang hingga sore, cuaca tak banyak berubah. Awan tebal tetap menggantung, sementara hujan ringan masih berpotensi turun di Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, serta Kabupaten dan Kota Bogor.

Tidak berhenti di situ, BMKG turut memperingatkan adanya hujan sedang yang dapat melanda Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, Kabupaten dan Kota Tangerang, serta Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur

BMKG Tegaskan Ancaman Cuaca Ekstrem

Dalam keterangan resminya, BMKG menegaskan potensi cuaca ekstrem berupa kilat/petir dan angin kencang yang dapat muncul pada siang hingga sore.

Warga diminta segera menghindari pohon besar, papan reklame, tiang bermasalah, dan kawasan rawan banjir untuk mengantisipasi risiko.

Dengan cuaca yang berubah cepat, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada, membatasi aktivitas luar ruangan, dan memastikan drainase rumah tidak tersumbat untuk mencegah genangan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Serentak Bekasi 20 September, 154 Desa Dijaga Ketat Polisi
Jumat 18 September, Hujan Ringan Berpeluang Guyur Jakarta hingga Tangerang
Dugaan Pungli Rp10 Ribu di Kalijodo Viral, Pramono Minta Renovasi Total
Patroli Siber Bongkar Bisnis Foto 6 WN China di Tangerang, Ini Modusnya
Tanah Bergerak Mengintai 9 Kecamatan Jakarta, Kenali Tanda-tandanya
Cuaca Jabodetabek Kamis, Hujan Ringan Mengintai Bekasi dan Bogor
Prabowo Minta Danantara Bantu Lanjutkan LRT Jakarta ke JIS dan Whoosh
Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:24 WIB

Pilkades Serentak Bekasi 20 September, 154 Desa Dijaga Ketat Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 05:26 WIB

Jumat 18 September, Hujan Ringan Berpeluang Guyur Jakarta hingga Tangerang

Kamis, 17 September 2026 - 15:10 WIB

Dugaan Pungli Rp10 Ribu di Kalijodo Viral, Pramono Minta Renovasi Total

Kamis, 17 September 2026 - 11:40 WIB

Patroli Siber Bongkar Bisnis Foto 6 WN China di Tangerang, Ini Modusnya

Kamis, 17 September 2026 - 08:28 WIB

Tanah Bergerak Mengintai 9 Kecamatan Jakarta, Kenali Tanda-tandanya

Berita Terbaru

Produksi sawit Kalimantan diproyeksi anjlok hingga 15% pada Q4 akibat kemarau panjang dan karhutla. Simak data kerusakan lahan dan estimasi GAPKI. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:20 WIB