Pelaku Ledakan SMAN 72 Ternyata Aktif di KIR, Pernah Wakili Sekolah Lomba Ilmiah

Minggu, 23 November 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi terus mendalami kasus ledakan bom rakitan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Fakta baru kembali mencuat, ternyata Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) adalah salah satu anak yang berprestasi.

Meski ABH yang merakit dan meledakkan bom di lingkungan sekolah, namun ia aktif dalam ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) dan bahkan pernah mewakili sekolah dalam lomba ilmiah.

Kepala SMAN 72, Tetty Helena Tampubolon, membenarkan bahwa pelaku dikenal sebagai siswa yang aktif di kegiatan ilmiah.

Iya, dia aktif di KIR. Dia juga pernah ikut lomba ilmiah,” kata Tetty, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga :  Trump Ulur Gencatan Senjata Iran atas Permintaan Pakistan

Meski begitu, Tetty mengungkapkan bahwa karya ilmiah yang dibuat ABH masih berada di kompetisi tingkat kecamatan dan belum pernah lolos ke tingkat nasional. Ia menyebut karya yang dibuat biasanya bersentuhan dengan bidang sosial dan ekonomi.

Sementara itu, polisi memastikan bahan yang digunakan untuk merakit bom diduga dibeli secara online. Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iya, diduga dibeli online. Karena orang tuanya yang menerima paket,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Baca Juga :  Buron Kasus Pembunuhan di Rumania Ditangka di Bali oleh Tim Gabungan Polri

Pelaku mengelabui orang tuanya dengan menyebut paket tersebut sebagai perlengkapan ekstrakurikuler sekolah. Karena itu, keluarga tidak menaruh curiga.

“Jadi paket-paket itu dianggap untuk kegiatan sekolah. Tidak ada kecurigaan dari keluarga,” ucap Budi.

Sebagai informasi, ledakan terjadi pada Jumat, 7 November 2025, saat khotbah salat Jumat berlangsung. Insiden mengerikan itu menyebabkan 96 orang menjadi korban, termasuk siswa dan warga sekitar sekolah.

Hingga kini, polisi masih mendalami motivasi pelaku ABH serta jaringan informasi yang memungkinkan dia membeli bahan peledak lewat daring. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar £25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB