Polri Kerahkan Armada Udara dari Pondok Cabe untuk Percepat Bantuan ke Aceh–Sumut–Sumbar

Sabtu, 29 November 2025 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waastamaops Kapolri Irjen Pol Laksana. (Posnews/Ist)

Waastamaops Kapolri Irjen Pol Laksana. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Polri bergerak cepat menyalurkan bantuan ditengah kondisi medan yang sulit untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Polri langsung mengerahkan logistik dan armada udara dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe sebagai pusat distribusi ke wilayah sulit dijangkau. Langkah ini menegaskan keseriusan Polri mempercepat bantuan di tengah situasi darurat.

Dalam doorstop kepada media, Waastamaops Kapolri Irjen Pol Laksana, S.I.K., menegaskan bahwa Polri bertindak cepat untuk memastikan bantuan tiba ke tangan masyarakat.

“Pagi ini kita berada di Pondok Cabe untuk melaksanakan pendorongan bantuan bagi masyarakat Aceh, Sumut, dan Sumbar,” ujar Irjen Laksana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, percepatan pengiriman logistik menjadi fokus utama agar warga terdampak bisa bertahan.

Baca Juga :  POLRI Luncurkan 8 SPPG dan Bangun 205 Unit Baru, Targetkan Distribusi Gizi untuk 1,47 Juta Warga per Hari

Pendorongan logistik ini kita lakukan secepat mungkin agar mereka dapat bertahan dalam kondisi darurat,” tegasnya.

Armada Udara dan Laut Dimaksimalkan

Irjen Laksana menjelaskan bahwa Polri telah menyiapkan fasilitas udara secara maksimal.

Fasilitas udara sudah siap. Dari Mabes Polri bantuan didorong dari Pondok Cabe, sedangkan dari masing-masing polda menggunakan kapal terdekat atau helikopter,” paparnya.

Selain itu, Kapolri sudah menginstruksikan seluruh jajaran untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, mulai dari makanan, genset, alat komunikasi, perahu karet, pelampung, hingga peralatan medis.

Di sisi lain, cuaca ekstrem beberapa hari terakhir mendorong Polri untuk mempercepat pengiriman.

Barang-barang harus segera diberangkatkan supaya masyarakat di Aceh, Sumbar, dan Sumut cepat merasakan bantuan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Resep Umur Panjang: Menjadi Optimis Itu Sehat?

Irjen Laksana juga menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak hanya menyasar warga, tetapi juga memperkuat operasional aparat kepolisian yang bekerja di lapangan.

Terkait mekanisme distribusi, pengiriman dilakukan dalam beberapa fase.

Tahap pertama bantuan dari polda-polda tetangga, selanjutnya dari Mabes Polri,” jelasnya.

Meski menghadapi hambatan berupa cuaca buruk, jalan putus, dan keterbatasan titik pendaratan helikopter, Polri memastikan polda dan polres di wilayah terdampak sudah menyiapkan lokasi landing untuk mempercepat distribusi.

Selain mengerahkan sumber daya internal, Polri juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin membantu.

Polri terbuka bagi masyarakat yang ingin mengirim bantuan,” tutup Irjen Laksana. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag
Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran
Pertemuan 2 Jam Prabowo–Megawati di Istana, Bahas Politik dan Geopolitik Global
Xi Jinping dan Berdimuhamedov Pererat Kemitraan Strategis China-Turkmenistan
IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk
Komnas HAM Panggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Sidang Panas DHS: Markwayne Mullin Berdebat dengan Rand Paul dan Ubah Visi ICE
Kiamat Energi Teluk: Serangan Lapangan Gas Pars dan Rudal Iran ke Qatar-Saudi

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:34 WIB

Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:00 WIB

Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:53 WIB

Pertemuan 2 Jam Prabowo–Megawati di Istana, Bahas Politik dan Geopolitik Global

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:30 WIB

Xi Jinping dan Berdimuhamedov Pererat Kemitraan Strategis China-Turkmenistan

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:00 WIB

IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk

Berita Terbaru

Misi kemanusiaan di zona merah. Badan pelayaran PBB mengusulkan pembentukan koridor maritim aman guna mengevakuasi 20.000 pelaut dan ratusan kapal yang terjebak blokade Iran di Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk

Kamis, 19 Mar 2026 - 18:00 WIB