DPRD DKI Desak Pemprov Prioritaskan Warga Jakarta di Rekrutmen Damkar

Jumat, 8 Agustus 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov DKI Jakarta membuka rekrutmen 1.000 petugas Damkar dengan pendaftaran online mulai 12 hingga 14 Agustus 2025. (Dok-Istimewa)

Pemprov DKI Jakarta membuka rekrutmen 1.000 petugas Damkar dengan pendaftaran online mulai 12 hingga 14 Agustus 2025. (Dok-Istimewa)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Komisi A DPRD DKI Jakarta mendesak Pemprov DKI memprioritaskan warga berKTP DKI Jakarta dalam rekrutmen personel pemadam kebakaran (Damkar). Langkah ini dinilai bisa menekan angka pengangguran di Ibu Kota.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI, Alia Noorayu Laksono, menegaskan, peluang kerja di Damkar harus lebih banyak diberikan kepada warga lokal.

“Kami minta rekrutmen diprioritaskan untuk warga DKI,” ujar Alia di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

Politisi Partai Golkar itu menambahkan, porsi perekrutan bisa diatur, namun tetap memberi lapangan kerja bagi warga DKI.

Baca Juga :  Gubernur Jakarta Serius Benahi Pasar Tanah Abang, Digitalisasi Jadi Andalan

“Persentasenya bisa diatur, tapi yang penting warga lokal dapat kesempatan,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI, Alia Noorayu Laksono. (Dok-Istimewa)
Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI, Alia Noorayu Laksono. (Dok-Istimewa)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, pendaftar petugas Damkar dan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) justru didominasi pelamar dari luar Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rata-rata bukan warga Jakarta, karena KTP-nya kelihatan,” kata Pramono di Balai Kota, Senin (4/8).

Jakarta, lanjutnya, adalah kota terbuka sehingga semua orang punya peluang mengadu nasib di Ibu Kota.

Baca Juga :  Update Merapi: Status Tetap Siaga, BPPTKG Amati Guguran Lava Sejauh 1,7 Km

Tahun ini, Pemprov DKI membuka 1.000 formasi personel Damkar karena jumlah yang ada masih jauh dari kebutuhan. Saat ini, dari 267 kelurahan hanya terdapat 170 pos Damkar dengan total sekitar 4.000 personel. Padahal, kebutuhan ideal mencapai 10.000.

Pemprov juga memerlukan 1.023 personel PPSU di 239 kelurahan untuk mengisi kekosongan akibat pensiun, pengunduran diri, dan faktor lainnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB