Krisis Identitas di Dapur: Pisang Itu Beri, Tapi Stroberi Bukan?

Jumat, 5 Desember 2025 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siap-siap bingung! Fakta sains membuktikan pisang adalah beri, sedangkan stroberi justru bukan. Simak kekacauan klasifikasi botani yang mengubah pandanganmu tentang isi kulkas. Dok: Istimewa.

Siap-siap bingung! Fakta sains membuktikan pisang adalah beri, sedangkan stroberi justru bukan. Simak kekacauan klasifikasi botani yang mengubah pandanganmu tentang isi kulkas. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kita semua merasa sudah mengenal akrab isi kulkas kita. Tomat adalah sayur, stroberi adalah buah beri, dan pisang hanyalah pisang. Namun, dunia botani ternyata menyimpan kejutan yang bisa membuat dahi berkerut.

Persiapkan diri Anda untuk sebuah krisis identitas yang membingungkan. Faktanya, definisi buah dan sayur yang kita gunakan sehari-hari sering kali salah kaprah secara ilmiah.

Bahasa kuliner dan fakta sains kerap kali tidak sejalan. Akibatnya, kita sering memberikan label yang keliru pada makanan favorit kita selama bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aturan Ketat Sebuah “Beri”

Apa sebenarnya definisi “beri” itu? Ahli botani memegang aturan main yang sangat ketat dan spesifik. Secara ilmiah, sebuah buah baru sah menyandang status beri jika memenuhi tiga syarat utama.

Pertama, buah tersebut harus memiliki tiga lapisan daging yang jelas: kulit luar, daging tengah, dan lapisan dalam yang membungkus biji. Kedua, dan yang paling penting, buah tersebut harus berkembang dari satu bunga yang memiliki satu indung telur (ovarium).

Baca Juga :  Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Ketiga, biji-bijinya harus tertanam di dalam daging buah itu sendiri. Syarat inilah yang menjadi penentu utama status kebangsawanan sebuah beri.

Sang Penipu: Stroberi dan Rasberi

Lantas, bagaimana dengan stroberi, rasberi, dan blackberry? Nama mereka memang mengandung kata “berry”. Akan tetapi, mereka hanyalah “penipu” di mata ilmuwan botani.

Coba perhatikan permukaan stroberi dengan saksama. Biji-bijinya berada di luar kulit, bukan di dalam daging. Hal ini saja sudah melanggar aturan utama.

Selain itu, stroberi tumbuh dari satu bunga yang memiliki banyak ovarium. Oleh karena itu, ilmuwan menggolongkan mereka sebagai “buah agregat”, bukan beri sejati. Mereka hanyalah kumpulan ovarium kecil yang menyatu dalam satu reseptakel.

Kejutan Manis: Pisang dan Semangka

Kejutan sesungguhnya justru datang dari rak buah yang lain. Pisang, semangka, labu, dan mentimun adalah beri yang sesungguhnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Fly Over Pesing, Polres Metro Jakarta Barat Imbau Motor Dilarang Melintas

Terdengar aneh? Pasalnya, pisang tumbuh dari satu bunga dengan satu ovarium. Potonglah pisang, dan Anda akan melihat bintik-bintik biji kecil yang tertanam rapi di dalam dagingnya.

Begitu pula dengan semangka dan keluarga labu-labuan (Cucurbitaceae). Mereka memiliki kulit luar yang keras (eksokarp), daging buah (mesokarp), dan biji di dalam.

Maka, secara teknis botani, semangka adalah jenis beri khusus yang bernama pepo. Jeruk pun masuk kategori beri yang termodifikasi dengan nama hesperidium.

Bahasa vs Sains

Pada akhirnya, kita menghadapi benturan unik antara bahasa pasar dan fakta laboratorium. Kita tidak perlu mengubah cara kita memesan jus di restoran hanya karena fakta ini.

Akan tetapi, mengetahui kebenaran ini mengajarkan kita satu hal penting. Alam semesta bekerja dengan cara yang jauh lebih rumit daripada sekadar label nama yang manusia berikan. Jadi, nikmati saja pisang (beri) Anda, meskipun rasanya tidak seperti “beri” pada umumnya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Tarumajaya Bekasi Penuhi Sampah dan Genangan, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:55 WIB

Tarumajaya Bekasi Penuhi Sampah dan Genangan, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Berita Terbaru

Kelompok pemberontak Houthi melancarkan serangan rudal dan drone di Marib serta Hadramaut yang menewaskan puluhan prajurit pemerintah Yaman. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agu 2026 - 11:07 WIB

PM Kanada Mark Carney menyebut perundingan dagang dengan AS semakin sengit usai Donald Trump mengancam kenaikan tarif 50 persen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agu 2026 - 09:01 WIB