AC Milan Ngiler Gaet Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Pemandu Bakat Gerak Cepat

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bek Timnas Indonesia Jay Idzes tampil konsisten di Serie A. (Posnews/X@SassuoloUS)

Bek Timnas Indonesia Jay Idzes tampil konsisten di Serie A. (Posnews/X@SassuoloUS)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes dilirik banyak klub-klub top dunia melihat kepiawaiannya dilini pertahanan. Salah satunya adalah klub raksasa Serie A, AC Milan.

Klub yang bermarkas di Milan, Italia ini dilaporkan jatuh hati pada performa garang, Jay Idzes. Rossoneri disebut siap bergerak cepat untuk memboyong bek 25 tahun itu dari Sassuolo.

Jay Idzes tampil konsisten sejak hijrah dari Venezia ke Sassuolo pada musim panas 2025 dengan mahar 8 juta euro. Situs Transfermarkt mencatat, Idzes nyaris tak tergantikan musim ini.

Ia hanya sekali duduk di bangku cadangan ketika Neroverdi menantang Napoli pada 23 Agustus. Selebihnya, 13 laga penuh dimainkan tanpa kehilangan satu menit pun.

Media Voetbal Primeur mengungkap bahwa AC Milan turun tangan langsung. Seorang pencari bakat Rossoneri hadir di Mapei Stadium, Sabtu (6/12/2025), saat Sassuolo menumbangkan Fiorentina 3-1 untuk melihat aksi Idzes secara dekat.

Baca Juga :  Imigrasi Gerebek Jaringan Love Scamming AI, 27 WN China Diciduk di Tangerang

Pakar transfer Nicolo Schira ikut memastikan kabar panas ini. Melalui cuitannya di X, ia menyebut Milan tidak hanya memantau Jay Idzes, tetapi juga Tarik Muharemovic, bek Sassuolo yang turut mencetak gol dalam laga kontra La Viola.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemandu bakat AC Milan hadir di Mapei Stadium untuk menyaksikan duel Sassuolo vs Fiorentina,” tulis Schira.

“Milan mengawasi Tarik Muharemovic dan Jay Idzes,” tambahnya.

Rossoneri Butuh Bek Baru, Jay Idzes Masuk Radar Utama

Ketertarikan Milan bukan tanpa alasan. Lini belakang Rossoneri dinilai rawan jebol pada paruh pertama musim. Mereka hanya mengandalkan empat bek tengah sejak awal kampanye, situasi yang dianggap berbahaya mengingat padatnya kompetisi Serie A dan Eropa.

Baca Juga :  Kera Menuntut di Pengadilan? Perjuangan Radikal

Selain itu, beberapa pemain Milan tampil kurang stabil. Koni De Winter, salah satunya, masih belum konsisten menjaga pertahanan. Akibatnya, manajemen mulai mendata bek baru, dan Jay Idzes masuk daftar prioritas.

Milan juga dikaitkan dengan opsi berpengalaman seperti Thiago Silva yang kini berusia 41 tahun. Rossoneri menilai pengalaman sang legenda masih bisa membantu tim melewati fase krusial musim ini.

Dengan performa stabil, kepemimpinan kuat, dan usia yang masih muda, Jay Idzes dinilai paket komplet yang kini membuat AC Milan makin kepincut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam
Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?
Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer
Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global
Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21
Mengapa Isu Perubahan Iklim Menjadi Alat Tawar Politik Baru?
Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam
ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:11 WIB

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam

Senin, 23 Maret 2026 - 14:22 WIB

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Maret 2026 - 13:23 WIB

Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer

Senin, 23 Maret 2026 - 12:20 WIB

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Maret 2026 - 11:12 WIB

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Berita Terbaru

Lebih dari sekadar emisi. Perspektif Teori Kritis memandang krisis iklim sebagai manifestasi ketidakadilan sejarah, di mana negara berkembang menanggung beban bencana atas kemakmuran yang dinikmati negara maju. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Mar 2026 - 14:22 WIB

Ilustrasi, Wajah baru kolonialisme? Perspektif Marxisme memandang agenda lingkungan global sebagai alat tawar negara maju (Utara) untuk menghambat industrialisasi dan memperpanjang ketergantungan negara berkembang (Selatan). Dok: Istimerwa.

INTERNASIONAL

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Mar 2026 - 12:20 WIB

Perebutan urat nadi kehidupan. Geopolitik air kini menjadi medan tempur baru bagi negara-negara yang bersaing memperebutkan kedaulatan sumber daya di tengah ancaman kekeringan global 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Senin, 23 Mar 2026 - 11:12 WIB