JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis korban bencana di Sumatera meningkat menjadi 969 orang tewas. Selain itu, petugas terus melakukan pencarian intensif terhadap 252 warga yang masih hilang.
“Kami hari ini mencatat 969 korban meninggal dunia,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam jumpa pers virtual, Rabu (10/12/2025).
Penambahan korban tewas berasal dari penemuan dua jasad di Langkat, Sumatera Utara, dan tiga jasad di Padang Pariaman, Sumatera Barat.
“Dengan ditemukannya dua korban di Langkat dan tiga korban di Padang Pariaman, jumlah korban meninggal kini 969 jiwa,” tambah Abdul.
Sementara itu, jumlah korban hilang berkurang 12 orang dibandingkan kemarin, sehingga kini tercatat 252 jiwa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Polri Percepat Penyaluran Bantuan untuk Korban Bencana
Polri langsung mempercepat distribusi bantuan ke masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Karo Faskon Slog Polri, Brigjen Pol. Moch Sagi Dharma Adhyakta, menyatakan bantuan dikirim dari gudang logistik Polri di Cipinang, Jakarta Timur, berdasarkan laporan kebutuhan dari masing-masing wilayah.
“Kami telah menyiapkan bantuan sesuai kondisi tiga provinsi terdampak,” kata Brigjen Sagi.
Bantuan awal meliputi obat-obatan, makanan siap saji, perlengkapan penyelamatan, serta dukungan bagi personel Polri, termasuk 600 pasang pakaian dinas dan rencana tambahan 10.000 pasang.
Selain itu, petugas memprioritaskan distribusi kebutuhan bayi, pakaian, dan perlengkapan perempuan.
Polri mengaktifkan perangkat Wontek untuk memperkuat jaringan komunikasi di wilayah terisolir. Petugas mendistribusikan bantuan setiap hari melalui jalur darat dan udara, memanfaatkan pesawat, helikopter, serta kargo penerbangan.
“Fokus awal kami di Aceh Tamiang, yang sempat terisolasi. Alhamdulillah kini semua bantuan sudah masuk,” jelasnya.
Bagi wilayah yang sulit dijangkau jalur darat, bantuan dipusatkan di Bandara Kualanamu, kemudian diteruskan dengan helikopter.
Selain itu, Brigjen Sagi menegaskan, Polri akan terus memastikan kelancaran distribusi hingga seluruh wilayah terdampak menerima bantuan.
“Jika jalur darat memungkinkan, kami tetap menggunakan jalur darat. Distribusi harus cepat dan tepat sasaran,” tegasnya. (red)


















