Bencana di Sumatera, BNPB: 990 Korban Tewas, 222 Hilang, 9 Ribu Mengungsi di 3 Provinsi

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNPB menyalurkan bantuan logistik kepada pengungsi korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatera, Sabtu (24/1/2026).
(Posnews/Ist)

Petugas BNPB menyalurkan bantuan logistik kepada pengungsi korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatera, Sabtu (24/1/2026). (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data resmi  bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan bahwa tim gabungan masih terus menyisir lokasi terdampak untuk mencari korban hilang.

Selain itu, hingga Kamis (11/12/2025), jumlah korban meninggal dunia kembali melonjak menjadi 990 jiwa.

“Hari ini kami menemukan tambahan 21 jasad. Innalillahi wainnailaihi rojiun. Total korban meninggal naik dari 969 jiwa pada 10 Desember menjadi 990 jiwa,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan daringnya.

Baca Juga :  Korban Tewas Bencana Sumatera 995 Jiwa, 226 Hilang - BNPB Lakukan Verifikasi Ulang

Data Terbaru Korban Bencana

Abdul Muhari menegaskan bahwa pemutakhiran data dilakukan setiap hari, mengikuti perkembangan pencarian di lapangan.

  • Korban meninggal dunia: 990 jiwa
  • Korban hilang: 222 jiwa

Jumlah korban hilang berkurang dari 252 nama, setelah BNPB bersama pemerintah kabupaten/kota melakukan verifikasi ulang.

Ia merinci bahwa dari 21 korban baru yang ditemukan:

  • Aceh: 16 jiwa
  • Sumatera Utara: 3 jiwa
  • Sumatera Barat: 2 jiwa
Baca Juga :  AS Jajaki Pemindahan 1.100 Pengungsi Afghanistan ke DR Kongo

Seluruh jenazah kini menjalani proses identifikasi lebih lanjut.

Lebih lanjut, BNPB juga memperbarui data pengungsi di tiga provinsi tersebut.

Jumlah pengungsi turun dari 894.501 jiwa menjadi 884.889 jiwa. Artinya, berkurang 9.612 jiwa,” jelasnya.

Abdul Muhari menegaskan bahwa pencarian korban, evakuasi, hingga penanganan pengungsi berlangsung massif, melibatkan BNPB, Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta relawan di berbagai titik bencana. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB