KH Aceng Mujib Serukan Penguatan Spirit Kebangsaan di Tengah Dinamika Nasional

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP ALMAGARI KH Aceng Mujib menyampaikan seruan penguatan spirit kebangsaan dan persatuan di tengah dinamika nasional. (Posnews/Ist)

Ketua DPP ALMAGARI KH Aceng Mujib menyampaikan seruan penguatan spirit kebangsaan dan persatuan di tengah dinamika nasional. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ketua DPP Aliansi Masyarakat Garut Indonesia (ALMAGARI) sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fauzan Sukaresmi, Garut, KH Aceng Mujib, menyerukan penguatan spirit kebangsaan di tengah dinamika sosial dan politik nasional yang kian dinamis.

Ia menegaskan persatuan dalam keberagaman menjadi fondasi utama keutuhan Indonesia.

Menurut KH Aceng Mujib, keberagaman bukan sumber konflik, melainkan aset bangsa yang wajib dirawat bersama.

β€œKeberagaman bukan beban, tetapi kekuatan. Dari perbedaan, bangsa ini belajar bersatu dan saling menguatkan,” tegasnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (14/12/2025)..

Baca Juga :  Polri: Tidak Ada Alasan Membenarkan Kekerasan Anak, Fakta Baru Ayah Juna Terungkap

Selanjutnya, KH Aceng menekankan peran strategis pesantren dalam menanamkan nilai kebangsaan.

Di Pesantren Al-Fauzan, pihaknya aktif mengajarkan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen terhadap NKRI sebagai bagian dari pendidikan karakter santri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, ia menilai upaya menangkal radikalisme dan intoleransi harus dimulai dari pembentukan sikap inklusif, bukan sekadar regulasi.

β€œNilai agama harus memperkuat rasa saling menghormati dan hidup berdampingan, bukan menjauhkan dari kehidupan sosial,” ujarnya.

Di sisi lain, KH Aceng mendorong sinergi tokoh agama dan Polri untuk menjaga stabilitas dan ketahanan sosial.

Baca Juga :  Kasus Ojol Tewas Dilindas Rantis, Kapolri Libatkan Komnas HAM dan Kompolnas

Menurutnya, pesantren dan Polri memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat.

β€œKami siap bersinergi dengan Polri untuk menjaga ketertiban dan menangkal provokasi yang berpotensi memecah belah bangsa,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Polri yang dinilai konsisten menjaga keamanan dan keutuhan nasional.

Pernyataan ini menegaskan ALMAGARI sebagai organisasi kemasyarakatan yang aktif mendorong toleransi, perdamaian, dan penguatan nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jepang Pamerkan Rudal Jarak Jauh Tipe 12 Jelang Penempatan di Kumamoto
Target Berikutnya: Trump Beri Sinyal Ambil Alih Kuba di Tengah Kolapsnya Listrik Nasional
Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut
Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional
Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz
Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota
Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:03 WIB

Jepang Pamerkan Rudal Jarak Jauh Tipe 12 Jelang Penempatan di Kumamoto

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:53 WIB

Target Berikutnya: Trump Beri Sinyal Ambil Alih Kuba di Tengah Kolapsnya Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:40 WIB

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:35 WIB

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:37 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional

Berita Terbaru

Menyeimbangkan energi dan konstitusi. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi memperkuat koordinasi dengan Amerika Serikat serta negara-negara Teluk guna menjamin keselamatan navigasi tanpa melanggar prinsip pasifisme Jepang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:35 WIB