BMKG – Hujan Ringan Guyur Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor Hari Ini

Senin, 15 Desember 2025 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hujan ringan mengguyur wilayah Jakarta. (Posnews/Ist)

Ilustrasi hujan ringan mengguyur wilayah Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca Jabodetabek untuk Senin 15 Desember 2025.

Hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah akibat aktifnya musim hujan di Pulau Jawa.

Kepala BMKG mengingatkan masyarakat Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor tetap waspada. Kondisi ini melanjutkan tren hujan beberapa hari terakhir.

Detil Prakiraan Cuaca Jabodetabek 15 Desember 2025

  • Jakarta (Pusat, Barat, Selatan, Timur, Utara): Berawan tebal pagi hingga siang, disertai hujan ringan di beberapa titik.
  • Depok, Tangerang, Bekasi: Hujan ringan kemungkinan turun siang hingga sore.
  • Bogor (kabupaten & kota): Hujan ringan hingga sedang, terutama siang dan sore.
Baca Juga :  : Donald Trump Ancam Blokir Akses dan Tuntut Kepemilikan

BMKG menegaskan, pola cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Warga disarankan memantau update resmi di website atau aplikasi BMKG.

Penyebab Cuaca Saat Ini

Baca Juga :  Dua Polisi Yanma Mabes Polri Dipecat, Terseret Pengeroyokan Matel Tewas di Kalibata

Hujan dipicu oleh dinamika atmosfer tropis, Monsun Asia, gelombang atmosfer, dan pola cuaca global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG juga mencatat bibit siklon tropis dan pola konvektif yang meningkatkan potensi hujan hingga pertengahan Desember 2025.

BMKG mengimbau warga membawa payung atau jas hujan, menghindari genangan air, dan tetap waspada saat beraktivitas di luar rumah. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB