Roy Suryo Cs Tantang Bukti Dugaan Ijazah Palsu Jokowi di Gelar Perkara Hari Ini

Senin, 15 Desember 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. (Posnews/PMJ)

Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali bak bola panas. Pembuktian akan menjadi jalan menentukan perkembangan kasus ini.

Hari ini, Senin (15/12/2025), kubu Roy Suryo Cs akan menggugat keabsahan 700 barang bukti yang disita Polda Metro Jaya melalui gelar perkara khusus.

Kuasa hukum Roy Suryo Cs, Abdul Gafur Sangadji, menegaskan timnya akan meneliti bukti sekaligus menguji proses penyidikan secara mendetail.

“Kami mempertanyakan 700 barang bukti yang disita, termasuk 130 saksi yang sudah diperiksa,” kata Gafur, Minggu (14/12/2025).

Baca Juga :  Dampak Fatal Tabrakan Kereta di Bekasi, Daftar KA Dibatalkan 27–28 April 2026

Selain itu, Gafur menyoroti pemeriksaan 28 ahli oleh penyidik. Ia menegaskan, tersangka berhak mengetahui alat bukti yang menjadi dasar penetapan status hukumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tersangka berhak tahu bukti yang digunakan penyidik,” tegas Gafur.

Kubu Jokowi Siap Hadir

Polda Metro Jaya memastikan gelar perkara khusus tetap digelar sesuai jadwal. Kuasa hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara, menyatakan pihaknya siap hadir dan mengikuti seluruh proses.

“Kami hadir sesuai undangan. Kami berharap forum ini menjawab semua persoalan dan segera melimpahkan perkara ke persidangan,” ujar Rivai.

Baca Juga :  Heboh! Mobil Operasional MBG Terguling di Depok, Boks Nyangkut Pohon

Rivai menegaskan bahwa gelar perkara khusus tidak menjadi forum pembelaan tersangka dan menegaskan Pasal 312 KUHP yang menyatakan bahwa pembuktian hanya diuji di pengadilan.

“Persidangan akan terbuka untuk media dan publik agar duduk perkara jelas dan tidak ada framing,” tambahnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut gelar perkara khusus digelar atas permintaan Roy Suryo Cs.

Polisi menyiapkan forum ini untuk memaparkan proses dan hasil penyidikan secara terbuka sekaligus menjawab seluruh pertanyaan terkait kasus. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB