Rekonsiliasi Papua Tengah, 5 Tokoh KKB Intan Jaya Ikrar Setia NKRI di Kantor Bupati

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lima pentolan KKB Intan Jaya saat mengikuti prosesi ikrar setia NKRI di Kantor Bupati Intan Jaya, Papua Tengah, disaksikan pemerintah daerah dan aparat keamanan. (Posnews/Ist)

Lima pentolan KKB Intan Jaya saat mengikuti prosesi ikrar setia NKRI di Kantor Bupati Intan Jaya, Papua Tengah, disaksikan pemerintah daerah dan aparat keamanan. (Posnews/Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Upaya rekonsiliasi dan pemulihan keamanan yang selama ini dilakukan di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, menunjukkan hasil nyata.

Terbaru, lima pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) resmi menyerahkan diri dan menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Selasa (16/12/2025).

Kelima eks anggota KKB tersebut yakni Ferry Japugau alias Fransiskus Japugau, Yusak Kum, Vabianus Sani, Yanuarius Sani, dan Yupianus Bilambani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, mereka tercatat aktif terlibat dalam berbagai aksi gangguan keamanan bersenjata di wilayah Intan Jaya.

Selanjutnya, Bupati Intan Jaya Aner Maisini menegaskan keberhasilan ini lahir dari sinergi solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, serta peran krusial tokoh adat dalam membangun komunikasi damai di tengah masyarakat.

Baca Juga :  PTIK Perkuat Program Anti-Radikalisme, Prof. Rycko: Radikalisme Menggerus Keberagaman

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga tokoh adat yang konsisten mendorong rekonsiliasi,” ujar Aner Maisini, Selasa (16/12/2025).

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menyatakan membuka pintu selebar-lebarnya bagi warga yang kembali ke pangkuan NKRI.

Pemerintah berharap mereka dapat berperan aktif dalam pembangunan serta kehidupan sosial masyarakat setempat.

“Rekonsiliasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat stabilitas keamanan sekaligus mempercepat pembangunan di Kabupaten Intan Jaya,” tegasnya.

Sementara itu, proses ikrar tersebut merupakan hasil komunikasi intensif antara perwakilan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tokoh adat.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Panen Sayuran P2L, Wujud Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kepala Suku Paulus Japugau berperan penting menjembatani dialog damai bersama Bupati Intan Jaya dan Ketua Tim Penanganan Konflik Intan Jaya.

Kelima mantan pentolan KKB itu mengucapkan ikrar setia NKRI di Kantor Bupati Intan Jaya, Distrik Sugapa. Prosesi berlangsung khidmat dan disaksikan unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta jajaran TNI-Polri.

Sebagai penutup, prosesi ikrar dilakukan melalui doa bersama, pembacaan pernyataan setia kepada NKRI, serta penandatanganan dokumen resmi.

Langkah ini menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan Intan Jaya yang aman, damai, dan berkelanjutan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Penganiaya Satpam di Pluit Sudah Jadi Tersangka Tapi Kok Belum Ditahan, Korban Pertanyakan ke Polres Jakut
Korupsi Proyek Alat Konstruksi Rp37,35 Miliar, Polda Metro Tetapkan 6 Tersangka
12 ECU Truk Dicuri, Mekanik Ditangkap Usai 2 Bulan Diburu Polisi
Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi
Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja
Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena
Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi
Bareskrim Bongkar 219 Kasus Karhutla, 162 Orang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:17 WIB

Pelaku Penganiaya Satpam di Pluit Sudah Jadi Tersangka Tapi Kok Belum Ditahan, Korban Pertanyakan ke Polres Jakut

Jumat, 18 September 2026 - 15:56 WIB

Korupsi Proyek Alat Konstruksi Rp37,35 Miliar, Polda Metro Tetapkan 6 Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 13:21 WIB

12 ECU Truk Dicuri, Mekanik Ditangkap Usai 2 Bulan Diburu Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 07:29 WIB

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 06:12 WIB

Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja

Berita Terbaru

Produksi sawit Kalimantan diproyeksi anjlok hingga 15% pada Q4 akibat kemarau panjang dan karhutla. Simak data kerusakan lahan dan estimasi GAPKI. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:20 WIB